Pengikut

SUMUT

NASIONAL


Tak Punya P-APBD Selama 5 Tahun, Pemda Humbahas Dibanjiri Papan Bunga

Jumat, 10 September 2021 | 15.12 WIB
Kali Dibaca |

Papan bunga hiasi jalanan kota doloksanggul dan postingan Bupati dalam akunnya.

Humbahas, Metrokampun.com
Sejatinya miris, bila percepatan pembangunan yang selalu dikumandangkan Pemerintah Pusat, dalam hal ini Presiden Jokowi justru berbanding terbalik dengan kondisi roda pembangunan yang ada di Kabupaten Humbang Hasundutan. 

Difahami bahwa Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (P-APBD) merupakan perwujudan dari Perubahan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), guna melanjutkan program-program pembangunan yang tertunda dan belum tertuntaskan melalui pemamfaatan dan pengelolaan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran tahun sebelumnya. 

Perubahan APBD menggambarkan kebutuhan fiskal daerah dalam menyelenggarakan Urusan Pemerintahan yang menjadi kewenangan Daerah, baik Urusan Wajib yang terkait Pelayanan Dasar ataupun tidak, maupun Urusan Pilihan, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 11 ayat (1) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.


Akan tetapi pada kenyataannya, P-APBD yang merupakan mesin penggerak percepatan pembangunan menuju Indonesia Maju dan Tumbuh secara khusus untuk Humbang Hasundutan Maju dan bermentalitas unggul tidak pernah ada dalam daftar agenda penyelenggaraan pemerintahan  di Kabupaten Humbang Hasunsutan selama 5 tahun berturut-turut, tepatnya satu Periode hingga memasuki tahun pertama periode kedua Bupati Dosmar Banjarnahor, SE. 

Sesuai memori data yang dihimpun media, kekosongan P-APBD ini dimulai dari tahun 2017 sampai dengan sekarang, tahun 2021. Atas kondisi tersebut, Pemerintah daerah yang dinilai pecahkan rekor 5 tahun berturut-turut tanpa P-APBD mendapat rangkaian ucapan selamat atas prestasi tersebut dari masyarakat, dengan membanjiri jalananan pusat kota doloksanggul melalui karangan bunga papan. 

Pantauan media di lokasi, tampak beraneka ragam ucapan selamat yang disampaikan masyarakat, baik dari bonapasogit maupun perantauan. Karangan bunga papan yang berjejer di sepanjang jalan Sisingamangara dan Siliwangi ini begitu menarik perhatian para pengguna jalan yang melintas di Simpang Empat pusat kota Doloksanggul.

"Kejadian sangat aneh. Masa kerja buruk dapat ucapan selamat. Tapi mungkin ini sindiran supaya pejabat pemeritah ini betul-betul kerjanya. Jangan gaya dan cakap nya aja yang banyak, tapi hasil nol, "ucap salah seorang pengendara mobil Eskudo marga Simanjuntak yang sedang melintas dan menuju Tele.

Mangupar Manullang, warga doloksanggul yang juga turut serta memberikan ucapan selamat melalui papan kepada sejumlah wartawan mengatakan, bahwa aksi pembuatan bunga papan itu sebagai bentuk kritikan kepada Bupati Humbahas atas gagalnya P-APBD selama 5 tahun berturut-turut. Dan hal itu menurut nya menjadi sejarah baru bagi Indonesia, khususnya Kabupaten Humbang Hasundutan. 

Menanggapi aksi pembuatan bunga papan itu, Dosmar Banjarnahor dalam keterangan Pers nya kepada sejumlah usai rapat paripurna di gedung dewan, Rabu,(8/9/2021) kemarin mengatakan tidak ada masalah dan sah-sah saja dalam menyampaikan pendapat. Dirinya mengaku, tidak adanya P-APBD Humbahas selama selama 5 tahun berturut-turut bukan hanya karena kegagalan Pemkab, melainkan kegagalan bersama dengan DPRD Humbahas.

"Setiap orang menyampaikan pendapat itu sah. Tidak ada masalah. Dan harus dipahami sebenarnya P (P-APBD) itu gagal tidak karena Bupati . Tapi kegagalan DPRD dan pemerintah. Ya karena tidak ada keputusan bersama antara pemerintah dan DPRD . Ya sama-sama gagal lah. Jadi bukan hanya pemerintah. Tapi DPRD juga ikut"  kata Dosmar. 

Hebatnya lagi, menanggapi viral nya pembahasan publik di sosial media seputar pemasangan papan bunga terhadap rekor 5 tahun tanpa P-APBD di Humbang Hasundutan. Bupati Dosmar Banjarnahor, melalui akun FB nya dengan nama Dosmar Banjarnahor II justru menuliskan status yang menggelitik. 

" Saran utk rekan-rekan pencinta Humbahas, Kalau bisa papan bunga dalam menyampaikan kritik atau saran utk perbaikan Humbahas agar ditambahin dikit lagi biar tambah ramai dan pendapatan masyarakat penjual papan bunga nambah dikit," Tulis Bupati Dosmar dalam akun nya. (FT/MK)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru