Galang, Metrokampung.com
Proyek Rabat Beton di Desa Kotangan, Dusun 1, Kecamatan Galang, Deli Serdang, diduga tidak sesuai dengan petunjuk teknis (juknis) yang telah ditetapkan. Proyek ini diduga memiliki ketidaksesuaian dalam pelaksanaan, baik dari sisi kualitas maupun spesifikasi teknis.
Pantauan awak media di lokasi proyek rabat beton yang disebut bersumber dana dari desa itu menemukan banyaknya keretakan pada hasil pembangunan. Kondisi ini semakin menguatkan dugaan bahwa proyek tersebut tidak sesuai dengan spesifikasi teknis (bestek) yang telah ditentukan. Keretakan pada konstruksi baru ini menimbulkan kekhawatiran warga akan kualitas dan ketahanan bangunan tersebut, mengingat proyek tersebut seharusnya dirancang untuk memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat sekitar.
Padahal pekerjaan itu sendiri menurut info dari warga baru selesai dikerjakan dan tidak adanya plang proyek .Warga juga melaporkan bahwa pekerjaan proyek rabat beton di Dusun 1, Desa Kotangan, baru saja selesai dikerjakan, namun tidak ditemukan adanya plang proyek di lokasi. Ketiadaan plang proyek ini menimbulkan kecurigaan warga karena dianggap tidak transparan, terutama terkait informasi anggaran, pelaksanaan proyek, dan sumber dana yang seharusnya tercantum sebagai bentuk akuntabilitas publik.
Salah seorang warga yang tinggal disekitar lokasi mengungkapkan,"dari awal pekerjaaan sampai dengan selesai belum ada nampak plang proyek bg,"ungkapnya.
Lebih lanjut warga berharap agar pihak berwenang dapat menyelidiki lebih lanjut mengenai ketidaksesuaian juknis dan kemungkinan adanya penyimpangan dalam pelaksanaan proyek ini.
" Kami berharap Kades tesebut diperiksa oleh APH terkait ADD Desa Kotangan,"harapnya.
Selain masalah proyek, warga sekitar juga mengungkapkan kecurigaan terhadap Kepala Desa Kotangan yang diduga memiliki 4 unit mobil, yang dianggap tidak wajar. Warga meminta pihak berwenang untuk memeriksa Kepala Desa terkait dugaan ini, guna memastikan tidak ada penyalahgunaan dana desa atau aset lainnya.
Sementara itu Kades Kotangan,Maya Jaya Saputra, Saat dikonfirmasi oleh awak media pada Rabu (06/11/2024) melalui WhatsApp, Kepala Desa Kotangan, Maya Jaya Saputra, mengaku sedang berada di luar daerah disebabkan oleh urusan keluarga, yaitu menjenguk anaknya yang akan melahirkan.
" Saya sedang diluar,jenguk anak saya yang mau melahirkan,"balasnya. ( Herpas )