![]() |
| Galian C yang terus menerus Beroperasi di Dusun III Desa Damak Maliho Kecamatan Bangun Purba Kabupaten Deli Serdang - Sumut, pihak Kecamatan dan para kepala desa tutup mata dan kuping. |
Bangun Purba, Metrokampung.com
Diduga sudah menerima "upeti", Camat Bangun Purba, Bobby Ariyanto, dan staf serta beberapa kepala desa menutup mata dan telinganya terkait aktifitas Galian C yang di protes warga. Saat dikonfirmasi mengenai hal itu, Camat Bangun Purba, Bobby Ariyanto tak bisa dihubungi lewat handphone.
Dilihat dari fakta dan bukti, tak satu pun aparat Pemerintahan di Kecamatan Bangun Purba berani menghentikan kegiatan aktivitas Galian C yang terus menerus Beroperasi di Dusun III Desa Damak Maliho Kecamatan Bangun Purba Kabupaten Deli Serdang - Sumut.
Hal ini membuat kecewa dan hilang rasa percaya kepada Pemerintahan setempat dan juga Muspika Kecamatan Bangun Purba yang terkesan tutup mata sehingga Aktivitas Galian C terus beroperasi dengan bebas dan leluasa walaupun telah terjadi korban kecelakaan para pengendara sepeda motor akibat jalan licin dan berlumpur.
Beberapa warga mengatakan , Muspika tidak berani menghentikan dan menyetop Galian C di Desa Damak Maliho Kecamatan Bangun
"Bukan karena kebal gukum tapi karena Pak Camat menerima "upeti" dari pengusaha sehingga dibiarkan terus menerus beroperasi, walaupun dampak dari Galian C membahayakan kesehatan dan keselamatan jiwa masyarakat,":jelas warga.
"Bukan karena kebal gukum tapi karena Pak Camat menerima "upeti" dari pengusaha sehingga dibiarkan terus menerus beroperasi, walaupun dampak dari Galian C membahayakan kesehatan dan keselamatan jiwa masyarakat,":jelas warga.
"Lihat aja, jalan aspal turunan simpang Sukalue berlubang, tumpukan tanah timbun kanan dan kiri tebal, saat hujan licin dan saat kemarau abu tebal," jelas warga lagi.
"Kami meminta agar pemimpin seperti ini segera dicopot dan diganti dari Kecamatan Bangun Purba karena kami anggap tidak patut dan tidak layak untuk menjadi pemimpin di Kecamatan Bangun Purba yang tidak peduli dengan kesehatan dan keselamatan warga dan masyarakat melainkan punya kepentingan pribad perorangan," pungkas warga.(Bobby Purba).


