Taput, metrokampung.com
UD Tolong Kita 'Tolkit' hadir ditengah-tengah masyarakat turut membantu meringankan beban mereka memberikan beras, minyak goreng, gula, ikan teri, sejumlah 500 paket.
Yang dibagikan kepada masyarakat terdampak Pansur Batu 1,2,3, Aeknasia, Lobupining, Pagaran Pisang, Parsikaman dan daerah paling terampak lainya di Adiankoting.
Adiankoting Taput 13/12/2025 bencana banjir bandang dan tanah longsor yang menimpah Kecamatan Adiankoting pada 25 November 2025 akibat fenomena alam siklon tropis senyar, telah menimbulkan dampak yang sangat besar bagi ribuan warga Adiankoting.
Kondisi terparah terjadi di Lobupining, Sibalanga dan Parsikkaman, di mana derasnya arus air hujan berhari-hari menyebabkan longsoran material, merusak permukiman, jalan, jembatan, serta fasilitas umum lainnya dan merenggut nyawa total 23 orang di Kecamatan Adiankoting.
Banyak warga terpaksa mengungsi, menghadapi keterbatasan fasilitas, dan berjuang bertahan hidup di tengah kondisi darurat yang penuh tantangan.
Bencana ini menjadi pengingat akan pentingnya solidaritas dan kepedulian bersama, sekaligus menegaskan kebutuhan akan bantuan cepat dan aksi nyata dari berbagai pihak untuk meringankan penderitaan masyarakat yang terdampak.
UD Tolong Kita "Tolkit" hadir ditengah-tengah masyarakat turut membantu meringankan beban mereka memberikan Beras, Minyak Goreng, Gula, Ikan Teri, sejumlah 500 paket, yang dibagikan kepada masyarakat terdampak di beberapa Desa seperti, Pansur Batu 1,2,3, Aeknasia, Lobupining, Pagaran Pisang, Parsikaman dan daerah paling terampak lainya di Adiankoting.
Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dan kondisi mereka cepat pulih kembali seperti sediakala.
"Sititik ma sigompa, golang-golang pangarahutna otik so sadia pe natupa sai godang ma pinasuna," ucap Bung Tolkit saat memerikan bantuanya kepada masyarakat.
Ucapan terimakasih mengalir deras dari setiap masyarakat yang menerima, mendoakan UD Tolong Kita semakin maju dan sukses, "salam tu tokke boru amang Tokit, sehat-sehat hamu jala siganjang umur di padao tuhan parsahiton dohot parmaraan sai martamba-tamba sinadongan muna tujoloanon.
Begitulah ucapan dari beberapa tokoh mewakili masyarakat di setiap desa terdampak bencana alam.
Laporan : Jufri Panjaitan
Editor : Simon Sinaga







