DELI SERDANG, metrokampung.com
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang meneguhkan komitmen membangun masyarakat yang religius, rukun, dan bersatu dalam kebhinekaan.
Komitmen ini tergambar melalui pelaksanaan Salat Jumat perdana di tahun 2026 di Masjid Al-Ikhlas, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, yang dihadiri Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan bersama Wakil Bupati, Lom Lom Suwondo SS, Jumat (2/1/2026).
Kehadiran orang nomor satu dan dua di Kabupaten Deli Serdang di masjid yang baru selesai dibangun tersebut menjadi simbol kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam menapaki tahun baru dengan doa, keikhlasan, dan semangat persatuan.
Dalam keterangannya, Bupati menegaskan, membangun dan memakmurkan masjid merupakan bagian dari upaya menyiapkan rumah ibadah sekaligus rumah bagi umat Islam untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Masjid bukan sekadar bangunan fisik, tetapi juga tempat menumbuhkan nilai-nilai spiritual, kebersamaan, dan kepedulian sosial.
"Kalau kita membangun masjid, sejatinya kita sedang menyiapkan rumah kita juga di situ. Tugas kita bersama adalah memakmurkan masjid-masjid yang ada," ujar Bupati.
Sesuai visi pembangunan mewujudkan masyarakat Deli Serdang yang religius, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan awal tahun sebagai titik refleksi, memperbaiki niat, dan memperkuat persatuan.
"Untuk mewujudkan salah satu Visi Pembangunan Kabupaten Deli Serdang yaitu mewujudkan Deli Serdang religius, maka mari kita mendukung memfasilitasi rumah ibadah masyarakat," ajak Bupati.
Pesan tersebut sejalan dengan nilai sila ketiga Pancasila, Persatuan Indonesia, serta ajaran Al-Qur’an yang menekankan pentingnya menjaga ukhuwah dan tidak terpecah belah. Di tengah keberagaman pandangan, persatuan menjadi fondasi utama dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang damai dan harmonis.
Tidak hanya diwujudkan melalui ibadah, nilai kepedulian sosial juga tampak nyata dalam kegiatan tersebut.
Khatib pada Salat Jumat tersebut adalah Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Deli Serdang, Drs KH Kaya Hasibuan. Dalam khutbahnya, KH Kaya Hasibuan menyampaikan perihal pesan-pesan keislaman yang sarat dengan ajakan menjaga persaudaraan, memperkuat iman, dan menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan umat.
Bertindak sebagai imam, Ketua MUI Kecamatan Percut Sei Tuan, Awaluddin Pulungan MA.
BAGIKAN PAKET SEMBAKO
Usai Salat Jumat, panitia bersama Pemkab Deli Serdang membagikan sebanyak 200 paket sembako kepada warga atau jemaah yang berhak menerimanya.
Pembagian paket sembako tersebut menjadi wujud nyata semangat berbagi dan kepedulian sosial, sekaligus memperkuat fungsi masjid sebagai pusat ibadah dan pelayanan umat.
Bupati menyampaikan, keberadaan masjid harus dilihat dari fungsinya dalam melayani jemaah. Masjid yang lebih nyaman, lebih luas, dan mampu menampung jamaah dengan baik patut dimanfaatkan bersama demi kemaslahatan umat.
"Ini bukan soal banyaknya masjid, tetapi bagaimana masjid itu dimakmurkan dan menjadi ladang amal ibadah bagi kita semua," tegas Bupati.
Bupati pun mengajak umat Islam untuk selalu menjaga keikhlasan dalam beribadah, serta menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan akhlak dan persaudaraan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menegaskan, Masjid Al-Ikhlas telah memiliki kejelasan status lahan wakaf, sehingga memberikan rasa aman dan kepastian hukum bagi jamaah dalam memakmurkan masjid ke depan.
Sementara itu, Ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Al-Ikhlas, Ir Surachman menjelaskan, pembangunan masjid merupakan hasil musyawarah dan dukungan masyarakat.
"Ini berkat dukungan orang tua kita dan masyarakat. Di lokasi ini jemaah lebih terasa bermanfaat sekali bagi lingkungan dan masyarakat menyambut dengan penuh syukur," ungkapnya.
Masjid Al-Ikhlas kini berdiri di lingkungan yang memiliki fasilitas pendukung, seperti sekolah dan pusat aktivitas masyarakat, sehingga diharapkan dapat menjadi pusat ibadah sekaligus pusat pembinaan umat.
Sumber : DISKOMINFOSTAN DELI SERDANG
Editor : Simon Sinaga



