𝐒𝐭𝐨𝐤 𝐏𝐮𝐩𝐮𝐤 𝐒𝐮𝐛𝐬𝐢𝐝𝐢 𝐝𝐢 𝐓𝐚𝐩𝐮𝐭 𝐓𝐞𝐫𝐠𝐚𝐧𝐠𝐠𝐮 𝐀𝐤𝐢𝐛𝐚𝐭 𝐁𝐞𝐧𝐜𝐚𝐧𝐚 𝐝𝐢 𝐀𝐜𝐞𝐡, 𝐏𝐞𝐦𝐤𝐚𝐛 𝐓𝐚𝐩𝐚𝐧𝐮𝐥𝐢 𝐔𝐭𝐚𝐫𝐚 𝐏𝐚𝐬𝐭𝐢𝐤𝐚𝐧 𝐋𝐚𝐧𝐠𝐤𝐚𝐡 𝐏𝐞𝐫𝐜𝐞𝐩𝐚𝐭𝐚𝐧

Editor: metrokampung.com

TARUTUNG, metrokmpung.com
29/03/2026 Ketersediaan pupuk bersubsidi di wilayah Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) mengalami sedikit hambatan dalam beberapa waktu terakhir. Hal ini dipicu oleh bencana banjir yang melanda pabrik 𝐏𝐓 𝐏𝐮𝐩𝐮𝐤 𝐈𝐬𝐤𝐚𝐧𝐝𝐚𝐫 𝐌𝐮𝐝𝐚 (𝐏𝐈𝐌) 𝐝𝐢 𝐀𝐜𝐞𝐡, yang mengakibatkan gangguan produksi dan distribusi untuk wilayah Sumatera Utara.

​Pelaksana Tugas (Plt) 𝐊𝐞𝐩𝐚𝐥𝐚 𝐃𝐢𝐧𝐚𝐬 𝐏𝐞𝐫𝐭𝐚𝐧𝐢𝐚𝐧 𝐓𝐚𝐩𝐮𝐭, 𝐕𝐢𝐤𝐭𝐨𝐫 𝐒𝐢𝐚𝐠𝐢𝐚𝐧, menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah bergerak cepat melakukan koordinasi dengan 𝐏𝐓 𝐏𝐮𝐩𝐮𝐤 𝐈𝐧𝐝𝐨𝐧𝐞𝐬𝐢𝐚 untuk mengatasi kendala di tengah periode musim tanam ini.

​𝐋𝐚𝐧𝐠𝐤𝐚𝐡 𝐒𝐭𝐫𝐚𝐭𝐞𝐠𝐢𝐬 𝐝𝐚𝐧 𝐊𝐨𝐨𝐫𝐝𝐢𝐧𝐚𝐬𝐢 𝐋𝐚𝐩𝐚𝐧𝐠𝐚𝐧
​𝐕𝐢𝐤𝐭𝐨𝐫 mengungkapkan bahwa pihaknya telah melayangkan surat resmi dan membawa Komisi B DPRD Taput langsung ke kantor PT Pupuk Indonesia di Medan. Langkah ini dilakukan untuk mendapatkan kepastian serta solusi konkret bagi para petani di Tapanuli Utara.


​"Kami sudah membawa Komisi B DPRD Taput ke PT Pupuk Indonesia di Medan guna mendengar langsung penjelasan dan memastikan percepatan pengiriman ke daerah kita," ujar Piktor (29/3).

​𝐔𝐩𝐚𝐲𝐚 𝐏𝐞𝐦𝐞𝐧𝐮𝐡𝐚𝐧 𝐒𝐭𝐨𝐤 𝐦𝐞𝐥𝐚𝐥𝐮𝐢 "𝐁𝐚𝐧𝐬𝐭𝐨𝐤"
​Berdasarkan koordinasi dengan Adam, Koordinator PT Pupuk Indonesia wilayah Taput, langkah darurat tengah dilakukan dengan mengalihkan sumber pasokan (Banstok) dari Petrokimia Gresik dan Pupuk Kalimantan Timur. Hal ini dilakukan untuk menutupi kekurangan produksi dari pabrik di Aceh hingga kembali normal.

​Saat ini, proses pengisian Gudang Lini 3 di Siborongborong terus dilakukan setiap hari. Untuk periode Februari hingga Maret, target pengisian telah ditetapkan sebesar:
​𝟏𝟓𝟎𝟎 𝐓𝐨𝐧 𝐍𝐏𝐊
​𝟏𝟎𝟎𝟎 𝐓𝐨𝐧 𝐔𝐫𝐞𝐚



​𝐈𝐦𝐛𝐚𝐮𝐚𝐧 𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤 𝐏𝐞𝐭𝐚𝐧𝐢
​Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara memohon maaf kepada para petani atas keterlambatan yang mengganggu jadwal tanam. Masyarakat diminta untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang tidak benar, karena dropping pupuk ke gudang penyangga terus berjalan setiap harinya.

​"Mohon bantu doanya agar pengiriman dari Gresik dan Kalimantan berjalan lancar tanpa kendala cuaca, sehingga kebutuhan petani kita segera terpenuhi secara merata," tutup Viktor Siagian. 


Laporan : Jufri Panjaitan
Editor : Simon Sinaga
Share:
Komentar


Berita Terkini