Sibolangit, metrokampung.com
8 April 2026 — Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, turun langsung meninjau lokasi bencana longsor di Desa Sembahe, Kecamatan Sibolangit, Rabu (8/4/2026), bersama Wakil Bupati Lom Lom Suwondo SS dan unsur Forkopimda.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati memastikan percepatan penanganan darurat serta dukungan penuh bagi masyarakat terdampak.
“Atas nama pemerintah, kami mengucapkan duka cita atas musibah ini dan kedatangan kami memastikan seluruh kebutuhan masyarakat terdampak dipenuhi. Kita juga terus berkoordinasi dengan seluruh unsur agar penanganan berjalan cepat dan tepat,” ujarnya.
Berdasarkan data sementara, bencana hidrometeorologi yang terjadi sejak Selasa (7/4) malam mengakibatkan longsor di Desa Sembahe Kecamatan Sibolangit tepatnya di belakang RM Dina Mala. Sembilan rumah terdampak, lima orang meninggal dunia, dan satu korban masih menjalani perawatan.
Posko darurat, layanan kesehatan, dapur umum, serta tempat penampungan sementara berupa tenda gabungan.
“Meskipun sebagian besar keluarga terdampak saat ini mengungsi di rumah kerabat, namun pemerintah memastikan seluruh kebutuhan dasar mereka tetap terpenuhi disini,” sambungnya.
Saat ini lokasi longsor telah dipasang police line sebagai pengamanan agar tidak ada warga yang mendekat.
“Kami akan menunggu asesmen dari tim gabungan TNI-Polri, Basarnas dan BPBD terkait lokasi longsor kemudian melakukan pembersihan area. Lokasi wisata pemandian alam yang ada di area bencana juga ditutup sementara mengantisipasi longsor susulan,” terangnya.
Selain penanganan darurat, Bupati juga menekankan langkah mitigasi di sejumlah titik longsor lainnya yang telah ditinjau bersama tim gabungan. Tercatat terdapat sekitar lima titik longsor kecil di Kecamatan Sibolangit, beberapa di antaranya berada dekat badan jalan termasuk di Desa Bingkawan dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.
“Pembersihan material longsor di titik-titik rawan telah dilakukan. Nanti akan dilakukan asesmen juga, setelah kondisi tanah dinyatakan aman, kita akan melakukan pelebaran tebing, pembangunan tembok penahan tanah ke depannya,” sambung Bupati.
Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya di wilayah perbukitan dan daerah rawan longsor, serta segera melaporkan potensi bencana di lingkungan masing-masing guna mencegah dampak yang lebih besar.
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak menyampaikan bahwa tim gabungan terus bekerja di lapangan untuk memastikan penanganan berjalan optimal.
“Kami bersama tim gabungan dari Pemda, TNI, Polri, Basarnas, dan BPBD terus melakukan penanganan di lapangan. Saat ini lokasi longsor masih kami isolasi karena kondisi tanah masih bergerak, sehingga kami mengimbau masyarakat untuk tidak mendekat demi keselamatan bersama,” ujarnya.
Sumber : DISKOMINFOSTAN DELI SERDANG
Editor : Simon Sinaga



