Deli serdang, metrokampung.com
Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, memimpin Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Gelombang II Tahun 2026 yang berlangsung di Alun-Alun Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, Lubuk Pakam, Senin (1/6/2026).
Apel tersebut menjadi simbol kesiapan seluruh unsur pengamanan dalam mengawal pelaksanaan pesta demokrasi tingkat desa yang akan digelar pada 2 Juni 2026.
Sebanyak 76 desa di berbagai kecamatan di Kabupaten Deli Serdang akan melaksanakan pemilihan kepala desa secara serentak, sehingga membutuhkan pengamanan yang maksimal guna menjamin keamanan, ketertiban, dan kelancaran proses pemungutan suara.
Dalam arahannya, Bupati Deli Serdang menegaskan bahwa seluruh personel pengamanan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, serta instansi terkait harus menjalankan tugas secara profesional, tegas, namun tetap mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat. Menurutnya, keberhasilan Pilkades tidak hanya diukur dari terselenggaranya pemungutan suara, tetapi juga dari terciptanya suasana yang aman, damai, dan kondusif selama seluruh tahapan berlangsung.
“Pilkades merupakan sarana demokrasi yang sangat penting dalam menentukan arah pembangunan desa ke depan. Oleh karena itu, masyarakat harus dapat menggunakan hak pilihnya dengan aman, nyaman, dan tanpa adanya tekanan dari pihak mana pun,” ujar Bupati dalam amanatnya.
Pilkades Menjadi Tonggak Demokrasi Desa
Pelaksanaan Pilkades Serentak Gelombang II Tahun 2026 memiliki arti strategis bagi pembangunan desa.
Kepala desa yang terpilih nantinya akan menjadi ujung tombak pemerintahan dalam menjalankan program pembangunan, pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, serta pengelolaan dana desa yang semakin besar setiap tahunnya.
Karena itu, masyarakat diharapkan dapat menggunakan hak pilihnya secara bijaksana dengan mempertimbangkan kapasitas, integritas, dan komitmen para calon kepala desa dalam membangun wilayahnya masing-masing.
Pemerintah Kabupaten Deli Serdang menilai bahwa pemimpin desa yang berkualitas akan mampu menghadirkan inovasi pembangunan, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, serta memperkuat sinergi antara pemerintah desa dengan pemerintah daerah.
Sinergi TNI, Polri dan Satpol PP Jadi Kunci Keamanan
Pengamanan Pilkades tahun ini melibatkan berbagai unsur keamanan yang telah dipersiapkan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas. Personel yang ditugaskan akan ditempatkan di lokasi-lokasi strategis, termasuk tempat pemungutan suara (TPS), kantor desa, hingga pusat-pusat keramaian masyarakat.
Kehadiran aparat keamanan diharapkan mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mencegah terjadinya konflik yang dapat mengganggu jalannya proses demokrasi.
Selain itu, seluruh peserta Pilkades, baik calon kepala desa maupun tim pendukungnya, diimbau untuk menjaga etika politik, menghindari provokasi, serta menghormati hasil pemilihan yang nantinya ditetapkan sesuai ketentuan yang berlaku.
Harapan Lahirnya Pemimpin Desa Berkualitas
Pemerintah Kabupaten Deli Serdang berharap Pilkades Serentak Gelombang II Tahun 2026 dapat berlangsung tertib, aman, lancar, dan demokratis. Lebih dari itu, momentum ini diharapkan mampu melahirkan pemimpin-pemimpin desa yang memiliki visi pembangunan yang jelas, mampu merangkul seluruh lapisan masyarakat, serta berkomitmen meningkatkan kesejahteraan warga.
Pilkades bukan sekadar proses memilih kepala desa, melainkan bagian penting dari upaya memperkuat demokrasi di tingkat akar rumput. Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, aparat keamanan, dan pemerintah daerah, Pilkades Serentak 2026 di Kabupaten Deli Serdang diharapkan menjadi contoh pelaksanaan demokrasi desa yang berkualitas, damai, dan bermartabat.
“Mari bersama-sama menjaga suasana yang aman dan kondusif demi suksesnya Pilkades Serentak 2026 serta terwujudnya desa yang maju, mandiri, dan sejahtera di Kabupaten Deli Serdang.”
Laporan : Romson Nainggolan, Amd
Editor : Simon Sinaga


