Labuhanbatu, metrokampung.com
Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu melalui Wakil Bupati H.Jamri ST, mendukung penuh program pertama terkait rencana penggunaan gas bumi bagi masyarakat Labuhanbatu. Dukungan itu disampaikan Wabup saat menerima pemaparan perwakilan PGN (Pertama Gas Negara) di ruang rapat Bupati Labuhanbatu jalan SM.Raja, Senin (8/7/2026).
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu, segala bentuk program pemerintah yang bermanfaat bagi masyarakat akan kami dukung sepenuhnya agar cepat terealisasi", ujar Wabup.
Terkait rencana realisasi, saya berharap pihak Pertamina segera mensosialisasikan kepada masyarakat calon penerima manfaat, apa dan bagaimana cara penggunaan, dan keuntungan serta resikonya.
"Semoga dengan sosialisasi dari pertama, pemahaman masyarakat terhadap pelayanan PGN dapat membantu kemudahan progam tersebut," ujarnya.
Agus Kurniawan, didampingi Feron Simanjuntak selaku perwakilan PGN Medan dalam paparannya menyampaikan, "sejauh ini PGN sudah melayani pelanggan sebanyak 45.858 di dua provinsi Sumatera Utara dan Riau, 45.225 rumah tangga, pelanggan kecil 442 industri dan komersial 191 pelanggan".
Dijelaskanya, Gas bumi adalah sumber daya energi yang pasti dan ramah lingkungan serta efisien bagi pemenuhan kebutuhan penggunaannya, gas bumi merupakan bahan bakar fosil berbentuk gas yang terdiri dari campuran gas hidrokarbon dengan komponen utamanya metana.
Gas bumi sangat aman digunakan oleh penggunanya, hal ini disebabkan oleh sifatnya yang tidak beracun tidak berwarna lebih ringan dari udara dan tidak berbau, namun sebagai tindakan pencegahan gas bumi PGN ditambahkan suatu bahan bakar pembau agar mudah dikenali.
Dijelaskanya, Rencana pembangunan pipa transmisi ruas Dumai- Sei Semangke merupakan salah satu perwujudan dari kebijakan pemerintah dalam program versifikasi energi dan percepatan pemanfaatan gas bumi di dalam negeri.
"Pemilik projectnya Direktorat Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia, setelah pemasangan pipa ini selesai, pembangunan bisa mengajukan calon pengguna langsung ke kementerian," ujarnya.
Untuk masa persiapan, Agus menyebutkan, proses ini di mulai dari tahun 2026-2028, dan bisa di gunakan pada tahun 2028 mendatang.
"Jalur private transmisi SUTRI (Sumatera Utara Riau) melalui trans Jalan lintas Timur, yang mana pada segmen 2 ini terpasang dari Kabupaten Labuhanbatu Utara sampai dengan Duri Kabupaten Bengkalis sepanjang 262 km, dengan LBCV atau pintu generator nya berada di Aek Nabara, Kecamatan Bilahulu," ujar Agus.
Di kesempatan tersebut Perwakilan PGN Medan ini juga menyampaikan beberapa keuntungan masyarakat bila menggunakan PGN, " Lebih ramah lingkungan, dan harga lebih murah dibandingkan dengan LPG," sebutnya.
Untuk tindak lanjutnya, pemerintah Kabupaten Labuhanbatu dan PGN Medan sepakat akan membahas persoalan ini lebih lanjut di lain waktu, baik secara teknis cara mendapatkan PGN hingga sosialisasi mendasar kemasyarakat.
Selain wakil bupati labuhan batu hadir pada acara tersebut Drs H. Ikramsyah Nasution MM, Kabag Ekonomi, Kabag Prokopim, Kabag SDA, Kaban Bappeda, Kadis koperasi Camat Bilahulu, Camat Rantau Utara, Rantau Selatan, dan tamu undangan lainnya.(Oen)
