LUBUK PAKAM, metrokampung.com
Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dan Pemerintah Kota Bandung resmi menjalin kerja sama melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di Kantor Bupati Deli Serdang, Jumat (3/7/2026).
Penandatanganan MoU dilakukan oleh Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, bersama Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, serta disaksikan Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, dan jajaran perangkat daerah dari kedua pemerintah.
Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, mengatakan kerja sama ini merupakan wujud komitmen kedua daerah untuk saling berbagi pengalaman dan memperkuat kapasitas dalam menghadapi tantangan pembangunan.
"Salah satu fokus kerja sama yang dibahas adalah penguatan di bidang komunikasi dan informatika, khususnya dalam pengembangan pemerintahan berbasis digital serta strategi komunikasi publik yang efektif dan transparan," ujarnya.
Selain itu, lanjut Bupati, Pemerintah Kota Bandung juga ingin mempelajari pengalaman Kabupaten Deli Serdang dalam mengoptimalkan potensi kawasan strategis, seperti kawasan industri, hingga pengelolaan wilayah penyangga Bandara Internasional Kualanamu.
“Semoga pertemuan ini menjadi awal dari kolaborasi yang semakin erat antara Kabupaten Deli Serdang dan Kota Bandung," katanya.
Bupati optimistis semangat saling belajar dan saling menguatkan akan melahirkan berbagai inovasi yang mampu mempercepat pembangunan serta menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat di kedua daerah.
Sementara itu, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan apresiasi atas sambutan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang sekaligus menyebut terdapat sejumlah bidang yang menjadi prioritas dalam kerja sama tersebut.
"Ada dua hal yang sangat penting. Pertama, kerja sama di bidang komunikasi, terutama dalam menjalankan pemerintahan berbasis digital serta komunikasi publik. Kedua, kami ingin belajar dari Deli Serdang mengenai pemanfaatan kawasan industri, termasuk pengelolaan kawasan penyangga Bandara Internasional Kualanamu," ujar Farhan.
Menurutnya, pengalaman Deli Serdang sangat dibutuhkan sebagai bahan pembelajaran bagi Kota Bandung yang tengah mempersiapkan kembali pengoperasian bandara Husein Sastranegara.
"Kami ingin mengetahui potensi maupun tantangan yang mungkin menjadi blind spot dalam pengembangan kawasan sekitar bandara. Selain itu, kami juga ingin belajar bagaimana Deli Serdang mampu bangkit pascabencana sebagai bagian dari upaya membangun kota yang tangguh dan memiliki resiliensi yang tinggi," pungkasnya.
Melalui nota kesepahaman tersebut, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dan Pemerintah Kota Bandung berharap kolaborasi yang terjalin dapat segera ditindaklanjuti melalui program-program konkret yang memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
Sumber : DISKOMINFOSTAN DELI SERDANG
Editor : Simon Sinaga
Selain itu, lanjut Bupati, Pemerintah Kota Bandung juga ingin mempelajari pengalaman Kabupaten Deli Serdang dalam mengoptimalkan potensi kawasan strategis, seperti kawasan industri, hingga pengelolaan wilayah penyangga Bandara Internasional Kualanamu.
“Semoga pertemuan ini menjadi awal dari kolaborasi yang semakin erat antara Kabupaten Deli Serdang dan Kota Bandung," katanya.
Bupati optimistis semangat saling belajar dan saling menguatkan akan melahirkan berbagai inovasi yang mampu mempercepat pembangunan serta menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat di kedua daerah.
Sementara itu, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan apresiasi atas sambutan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang sekaligus menyebut terdapat sejumlah bidang yang menjadi prioritas dalam kerja sama tersebut.
"Ada dua hal yang sangat penting. Pertama, kerja sama di bidang komunikasi, terutama dalam menjalankan pemerintahan berbasis digital serta komunikasi publik. Kedua, kami ingin belajar dari Deli Serdang mengenai pemanfaatan kawasan industri, termasuk pengelolaan kawasan penyangga Bandara Internasional Kualanamu," ujar Farhan.
Menurutnya, pengalaman Deli Serdang sangat dibutuhkan sebagai bahan pembelajaran bagi Kota Bandung yang tengah mempersiapkan kembali pengoperasian bandara Husein Sastranegara.
"Kami ingin mengetahui potensi maupun tantangan yang mungkin menjadi blind spot dalam pengembangan kawasan sekitar bandara. Selain itu, kami juga ingin belajar bagaimana Deli Serdang mampu bangkit pascabencana sebagai bagian dari upaya membangun kota yang tangguh dan memiliki resiliensi yang tinggi," pungkasnya.
Melalui nota kesepahaman tersebut, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dan Pemerintah Kota Bandung berharap kolaborasi yang terjalin dapat segera ditindaklanjuti melalui program-program konkret yang memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
Sumber : DISKOMINFOSTAN DELI SERDANG
Editor : Simon Sinaga




