![]() |
| Seni dan Budaya di Desa Melalui Rumah Pensil | metrokampung.com |
Kisaran-metrokampung.com
Perupa Endra Kong (36) mendirikan Rumah Pusat Seni, Studi dan Informasi Silau (Pensil) di tempat kelahirannya, di Desa Silau Lama Kecamatan Silau Laut Kabupaten Asahan.
“Saya ingin anak anak di kampung saya ini bisa mengenal seni dan budaya lebih dekat. Itulah kenapa saya mendirikan Rumah Pensil”, kata Endra Kong kepada wartawan metrokampungnews.com, di Kisaran Senin (14/8/17).
Rumah Pensil merupakan manisfestasi keinginan Endra Kong untuk mengasah cipta rasa dan karsa anak anak, khusunya anak desa, sehingga tidak Tunabudaya dan seni.
“Selain sebagai galeri, anak anak bisa belajar dan melatih kreativitasnya, baik itu melukis, musik, tari tarian, teater dan lainya, serta daur ulang di Rumah Pensil ini”, tambahnya.
Menurut Endra, kegiatan yang berhubungan dengan seni dapat memberikan dampak positif terhadap kreativitas anak anak.
Selain terlatih berpikir kreatif, seni akan membuat anak anak bisa berpikir dengan cara yang berbeda, sehingga nantinya dapat menyelesaikan berbagai masalah didalam kehidupan nyata.
“Lewat pengenalan seni dan budaya, saya berharap akan lahir generasi muda yang berkualitas, sebagai generasi penerus pemimpin bangsa saat ini” pungkasnya.
Rumah Pensil adalah bangunan berlantai dua semi permanen dan didesain dengan gaya artistik. Didalamnya, terdapat hasil karya seperti lukisan, patung, miniatur kapal dan karya karya seni lainnya.
Benda benda seni yang ada di Rumah Pensil merupakan hasil karya Endra, dan hasil karya anak anak warga desa setempat yang diatur dan disusun sedemikian rupa.
Pembukaan Rumah Pensil langsung diresmikan oleh Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Brigjend TNI (Purn) Nurhajizah Marpaung, Minggu (13/8/17). (Wahid)
