SUMUT

NASIONAL

Merapikan Gigi Tanpa Kawat Gigi

Minggu, 17 September 2017 | 22.02 WIB
Kali Dibaca |

Drg Doris D Purba


MEDAN-metrokampung.com
Sejak tahun 1989 Myofunctional Research Co (MRC) telah mengembangkan alat lebih efektif dalam masalah orthodonti. Alat ini dirancang tidak hanya untuk merapikan gigi, tapi juga merawat susunan gigi yang tidak rapi dengan mengkoreksi kebiasaan buruk seperti bernafas melalui mulut, mendorong lidah dan pola penekanan yang tidak benar.

Penjelasan ini disampaikan Drg Doris D Purba di tempat prakteknya Jalan Brigjen Katamso Km 5,3 Komplek Katamso Vista Blok B-18 Medan. Ibu 2 anak yang pernah bergabung dengan 124 peserta dari seluruh dunia untuk mengikuti workshop di Pusat Penelitian, Pelatihan dan Perawatan Myofunctional, Ranco Cucamonga, Los Angeles, Amerika Serikat itu menuturkan bahwa merapikan gigi tanpa kawat gigi merupakan perawatan secara dini guna mencegah pemakaian kawat gigi.

"Tidak seperti orthodonti tradisional yang memerlukan pencabutan dan pemakaian retainer setelah perawatan. Tujuan utama dari MRC untuk pencapaian susunan gigi secara alami dan selesai perawatan tidak perlu memakai retainer dan tidak ada pencabutan gigi. Selain merawat gigi yang tidak rapi juga meningkatkan kesehatan umum dari anak-anak untuk pencapaian potensi genetic maksimum,"tegasnya.

Pada anak usia 6 hingga 10 tahun, lanjut drg Doris, gigi permanen tetap pertama kali tumbuh. Pada saat tumbuh itu, gigi bisa menjadi tidak teratur dan pertumbuhan rahang tidak sejajar. Kebiasaan mengisap ibu jari merupakan penyebab susunan gigi yang tidak rapi dan pertumbuhan wajah.

"Penelitian telah menunjukan bahwa pemakaian kawat gigi dan pencabutan tidak menyelesaikan masalah dan lebih baik melakukan perawatan secara dini. Kebiasaan buruk ini sangat mudah diterapi pada saat masa pertumbuhan. Mengkoreksi pertumbuhan alami dan susunan gigi yang baik,"tandasnya.

Masih kata Drg Doris, waktu perawatan dapat berbeda pada setiap anak tergantung pada adaptasi biologi sebagian pasien. Untuk keberhasilan perawatan dengan Myobrace alat ini harus dipakai 1 hingga 2 jam sehari dan pada saat mau tidur wajib untuk tetap dipakai.

"Pergerakan dari lidah, pipi, bibir menentukan posisi pertumbuhan gigi. Pertumbuhan wajah yang benar tergantung pada pergerakan yang benar dan pola bernafas,"tegasnya.

Karenanya, MRC telah mempelopori pengunaan alat untuk mengkoreksi kebiasaan buruk anak-anak pada masa pertumbuhan dan telah terbukti sukses mengkoreksi masalah orthodonti tanpa pemakaian kawat gigi. Perawatan ini juga dapat mengkoreksi perkembangan wajah yang lebih baik pada masa pertumbuhan anak-anak.

"Tujuan dari perawatan ini untuk mengkoreksi posisi bibir dan fungsi lidah, bernafas lewat hidung dan melatih otot-otot pada fungsi yang benar. Myobrace adalah melatih lidah pada posisi yang benar pada rahang atas, melatih otot-otot dan memberikan tekanan untuk merapikan susunan gigi. Sehingga setelah usai perawatan gigi selalu tertutup rapat, kecuali pada saat bicara dan makan. Bernafas dengan hidung untuk membantu pertumbuhan rahang atas dan bawah dan mencapai gigitan yang benar. Kemudian tidak ada kegiatan atau aktifitas pada saat menelan, termasuk memperbaiki susunan gigi dan memperbaiki perkembangan wajah,"ungkap dokter gigi pemilik hape 0812 6405 9280 tersebut kepada wartawan. (hend/sim)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru