SUMUT

NASIONAL

Bupati Samosir Resmi Buka Rapat Kerja Forum Komunikasi Kristen Dan Katolik (FK3 Samosir) Tahun 2018

Selasa, 16 Oktober 2018 | 13.00 WIB
Kali Dibaca |

Foto Bupati Samosir Drs Rapidin Simbolon MM, pada sambutan nya.

Samosir-Metrokampung.com

Bupati Samosir, Drs Rapidin Simbolon MM, Resmi membuka Rapat Kerja Forum Komunikasi Kristen dan Katolik (FK3), Samosir, tahun 2018, yang di adakan di Aula Hote Dainang, Senin, (15/10).

Turut hadir,  Bupati Samosir, Drs Rapidin Simbolon, MM, Assisten III Marsinta Sitanggang, Kakan Kesbangpol Paris Manik, SAB Bupati Samosir Purnamawan Malau, Kakan Kemenag Tawar Tua Simbolon,  Ketua Umum FK3S Pdt. Jhon Vetra Simatupang, M.Th  beserta pimpinan pimpinan Gereja se-Kabupaten Samosir.

Dalam sambutannya,  Ketua FK3S Pdt. Jhon Vetra Simatupang, M.Th menyampaikan FK3S selalu aktif membangun iman dan kepercayaan pengikut Kristus melalui setiap Gereja yang ada di Kabupaten Samosir.

Bupati Samosir, berfoto bersama dengan pimpinan pimpinan Gereja Kristen dan Katolik, Kabupaten Samosir.


"Dengan adanya FK3S diharapkan kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Samosir untuk membangun iman masing-masing masyarakat di Kabupaten Samosir. FK3S mengangkat tema “Supaya Mereka Semua Menjadi Satu,”  yang diambil dari Johannes 17:21A" Ungkapnya.

Bupati Samosir Rapidin Simbolon dalam sambutannya, menegaskan bahwa Kabupaten Samosir harus menjadi daerah wisata yang Religius dengan kerjasama dan dukungan FK3S, kita juga patut waspada dengan kelompok- kelompok radikal yang datang ke Kabupaten Samosir.

"Saya berharap, FK3S mampu bersosialisasi dalam meningkatkan keimanan setiap masyarakat melalui Kecamatan dan perangkat desa, yang bertujuan untuk menguatkan karakter dan kepercayaan iman" ungkap Rapidin.

Dilanjutkannya, FK3S juga diharapkan bisa menciptakan pemuda-pemuda yang tangguh dan beriman, pemuda yang berkarakter untuk mampu mempertahankan Agamanya (keimanannya).

"Terlebih dalam menjelang pemilihan umum Presiden agar tidak ada perselisihan yang fatal yang dapat menyebabkan perbedaan dan keributan dikalangan masyarakat oleh hasutan kelompok radikalisme (penyusup perongrong iman Kristen," tuturnya.(horas/red)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru