SUMUT

NASIONAL

Niyah Pencari Lidi Tewas Mengenaskan Tertimpa Pohon Kelapa Sawit

Kamis, 22 November 2018 | 23.04 WIB
Kali Dibaca |


Asahan-metrokampung.com
Areal Perkebunan Kelapa Sawit PTPN III Kebun Sei Silau Avd. III TM 2002 Blok 274 Dusun VI Pondok Bukit Desa Sei Silau Timur mendadak jadi heboh, pasalnya salah seorang pengembala ternak sapi menemukan sosok mayat perempuan dalam keadaan mengenaskan tertimpa pohon kelapa sawit, Rabu petang (21/11) sekitar pukul 17.10 WIB.

Informasi dihimpun, sosok mayat perempuan yang terakhir diketahui bernama Niyah (31) warga Dusun II A Desa Sei Silau Timur Kecamatan Buntu Pane pertama kali ditemukan oleh Sardi (58) pengembala ternak warga Dusun II B Desa Sei Silau Timur Kec. Buntu Pane.

Saksi mengaku takut karena saat dipanggil – panggil perempuan yang mengenakan baju warna biru muda corak bunga – bunga dan celana panjang warna merah itu tidak menyahut, kemudian pengembala sapi itu pergi ke desa terdekat melaporkan kepada Nurahman (41) karyawan setempat dan selanjutnya melaporkan ke pihak berwajib.

Selanjutnya, kabar penemuan mayat perempuan malang itu pun menyebar ke warga lainnya dan sontak areal perkebunan yang biasanya sepi itu pun langsung menjadi ramai.

Sementara menurut warga yang ikut menyaksikan proses evakuasi oleh pihak berwajib itu pun mengatakan, Niyah tinggal bersama orang tuanya sementara suaminya pergi merantau, ” cari lidi kesehariannya, untuk menafkai anak – anaknya,” ungkapnya dengan ekspresi sedih.

Kapolsek Prapat Janji AKP Nasib Manurung didampingi Kanit Reskrim Ipda Mindo Siburian saat dikonfirmasi membenarkan ada penemuan mayat perempuan di areal perkebunan kelapa sawit milik PTPN III Kebun Sei Silau, jelasnya.

Setelah mendapat laporan dari warga, pihaknya langsung meluncur ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan olah tempat kejadian sebelum mengevakuasi korban.

Korban ditemukan sudah dalam keadaan tidak bernyawa dengan kondisi luka di bagian pinggang dan kedua kakinya akibat tertimpa batang kelapa sawit yang bagian batang bawahnya sudah busuk, jelas Manurung sembari mengatakan saat ini jasad korban sudah dibawa pulang keluarga.(**)

Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru