PARIWISATA

NASIONAL

Nolak CLBK, Mahasiswi Unimed Dibakar Mantan

Kamis, 15 November 2018 | 05.15 WIB
Kali Dibaca |


PATUMBAK-metrokampung.com
Kesal karena tak mau balikan, Gerald Hasibuan (27) bertindak nekat. Mantan pacarnya, Hovonly boru Simbolon alias Ivo (27) disiram bensin lalu dibakar. Saat api berkobar, Gerald justru memeluknya, berniat ingin mati bersama.

Meski lolos dari maut, namun kondisi mahasiswi Pasca Sarjana Unimed asal Aceh itu luka parah. Sekujur tubuhnya melepuh dan kini dirawat intensif di RSU Columbia Medan.

Peristiwa itu terjadi, Minggu (11/10/2018) sekira jam 01.00 wib kemarin di kamar kos-kosan Ivo di Jalan Garu 2 B, Gang Cipta Baru, No-10, Kelurahan Harjosari I, Medan Amplas.

Ceritanya malam itu Gerald yang tinggal di Jalan Garu 6 Baru/Garu 8, Kelurahan Harjosari I, Medan Amplas, datang ke kos-kosan Ivo. Tujuannya untuk mengajak Ivo balikan.

Dari rumah Gerald sudah menyiapkan botol plastik berisi bensin. Maksudnya, jika Ivo menolak, ia berniat membakar Ivo dan dirinya, untuk mati bersama-sama.

Sekira jam 00.30 wib, Gerald sampai di kamar kos Ivo. Berulang kali pintu diketuk, tapi Ivo tak mau membukanya. Emosi, Gerlad mendobrak pintu. Begitu terbuka, ia langsung meringsek masuk kamar.

Gerald yang coba menahan emosi mengajak Ivo balikan. Ia mengaku tak bisa hidup tanpa dirinya. Tapi, Ivo justru menolak.

Tengkar mulut pun terjadi. Gerald sempat mengancam Ivo akan membakarnya jika tak ingin balikan dengannya. Tapi Ivo tak gentar dan bersikukuh tak ingin balikan dengannya.

Gerald beranjak keluar kamar, mengambil botol plastik berisi bensin yang disimpan di bagasi keretanya. Saat Gerald keluar kamar, Ivo menghubungi temannya, Kevin Julio Pasaribu yang tinggal di Jalan Bajak V, Komplek Kehutanan, Harjosari 2, Medan Amplas. Dari seberang telepon, Ivo mengaku bertengkar hebat dengan mantan pacarnya Gerald, dan ketakutan karena diancam akan dibakar.

Beberapa menit kemudian, Gerald kembali ke kamar Ivo. Saat itu, Ivo yang duduk di atas tempat tidur langsung disiram bensin, kemudian disulut api. Ivo sontak histeris begitu api menyelimuti tubuhnya. Saat api berkobar, Gerald menarik Ivo dan memeluknya. Mereka pun terbakar besama-sama.

Beruntung Kevin datang tepat waktu. Melihat Ivo dan Gerald terbakar berpelukan, ia langsung menarik Ivo dan memadamkan kobaran api sembari teriak minta tolong.

Penghuni kos-kosan pun heboh dan langsung memadamkan kobaran api di tubuh Ivo dan Gerald. Setelah padam, keduanya langsung dilarikan ke RSU Mitra Medika Amplas.

Begitu pula dengan Kevin, yang ikut terbakar saat menarik Ivo dari pelukan Gerald.
Tapi karena luka bakar Ivo parah, ia terpaksa dirujuk ke RS Colombia, Jalan Listrik, Medan, untuk mendapat pertolongan medis yang lebih intensif.

*Ngamuk di Rumah Sakit
DI RSU Mitra Medika, Gerald Hasibuan justru mengamuk. Ia marah besar karena mengetahui Hovonly boru Simbolon alias Ivo lolos dari maut dan dirawat di rumah sakit yang sama. Takut hal yang tak diinginkan terjadi, Gerald akhirnya dipindahkan ke RSU Imelda.

“Sempat ngamuk tadi pasien bernama Gerald Hasibuan bang. Dia marah karena wanita yang dibakarnya selamat dan dirawat di rumah sakit ini juga. Karena takut, dokter dan pihak keluarga memutuskan untuk memindahkan pasien Gerald itu ke RSU Mintra Sejati,” kata seorang perawat RSU Mitra Medika ke kru koran ini, Selasa (13/11) siang.
Selain Gerald, Ivo juga terpaksa dipindah ke rumah sakit lain. Ia dirujuk ke RSU Colombia Medan, karena keterbatasan peralatan medis.
“Pasien yang wanita juga sudah dipindahkan ke RS Colombia, karena di rumah sakit ini kekurangan peralatan medis,” sambungnya.

*Dipindah ke RS Bhayangkara
POLISI yang mengetahui kejadian itu meluncur ke lokasi, tepatnya kos-kosan di Jalan Garu 2 B, Gang Cipta Baru, No-10, Kelurahan Harjosari I, Medan Amplas. Usai lakukan olah TKP, polisi lalu beranjak ke RSU Imelda. Di sana, Gerald yang membakar mantan kekasihnya, Hovonly boru Simbolon alias Ivo diamankan dan dievakuasi ke RS Bhayangkara Medan.

“Terduga pelaku (Gerald) sudah kita amankan dan saat ini dirawat di RS Bhayangkara Medan,” kata Kapolsek Patumbak, AKP Ginanjar Fitriadi SH Sik, melalui Kanit Reskrim, Iptu Budiman Simanjuntak SE, MH, Selasa (13/11).

Hal yang sama diungkapkan, M Pasaribu yang tak lain ayah kandung Kevin Julio Pasaribu, pria yang menyelamatkan Ivo saat terbakar. “Ya pak, sudah dibawa polisi si Gerald ke RS Bhayangkara,”

Ia pun mengaku bangga dengan aksi nekat yang dilakukan putranya, menyelamatkan Ivo dari kobaran api.

“Saya hanya terdiam, dalam hati bangga dengan anak saya (Kevin) karena berani menyelamatkan nyawa temannya yang saat itu diselimuti kobaran api,” ucapnya.
Menurut keterangan anaknya, kalau ia tak cepat datang, mungkin Ivo dan Gerald bisa mati terbakar, karena saat itu Ivo dipeluk Gerald dengan kondisi tubuhnya terbakar.

*Dianggap Pahlawan Selamatkan 2 Nyawa

KARENA aksi nekatnya, Kevin Julio Pasaribu dianggap pahlawan. Sebab, aksi nekatnya menyelamatkan dua nyawa yakni, Gerald Hasibuan dan Hovonly boru Simbolon alias Ivo, temannya.

Hanya saja, Kevin juga menderita luka bakar. Ia terkena kobaran api saat berusaha menyelamatkan Ivo dari pelukan Gerald. Kini, warga Jalan Bajak V, Komplek Kehutanan, Harjosari 2, Medan Amplas, itu dirawat di ruang Paulin, kamar 302 RSU Elisabet Medan.

Ditemui kru koran ini, Kevin tak bisa banyak memberikan keterangan. Ia hanya bersyukur jika temannya, Ivo lolos dari maut.

“Maaf ya bang, saya gak bisa ceritakan kejadian itu. Yang pasti, ngeri kali lah kejadian itu. Saya melihat langsung mereka terbakar,” kata Kevin dengan selang infus melekat di lengannya.

Dengan suara pelan Kevin menjawab kalau luka bakar yang dialami korban cukup parah. “Lukanya dari dagu sampai kakinya, tubuhnya semua ikut terbakar,” sambung Kevin. (red/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru