SUMUT

NASIONAL

Bupati Sergai Dilantik Sebagai Pengurus FAJI Sumut

Minggu, 09 Desember 2018 | 16.28 WIB
Kali Dibaca |


Sergai-metrokampung.com
Bupati Sergai Ir H Soekirman dilantik sebagai Ketua Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Sumatera Utaran(Sumut) Priode 2018-2022 oleh Wakil Ketua Koni Sumut Prof. Agung, Sabtu (8/12/2018) di Aula DESR-I Komplek PTPN III Gunung Pamela Desa Bulu Duri Kecamatan Sipispis.

Usai pelantikan Ketua FAJI Sumut dilanjutkan dengan Pelantikan Pengurus FAJI Tapanuli Selatan  yaitu Kapt. Inf. Benghot  Hutabarat yang  langsung dilantik oleh Ketua FAJI Sumut Ir H Soekirman.


Hadir dalam kegiatan  Wabup H Darma Wijaya,  Ketua TP PKK Sergai Ny Hj Marliah Soekirman,  Ketua GOPTKI Ny Hj Rosmaida Darma Wijaya,  mewakili Danlantamal I Belawan Letkol Sabran, Pengurus Besar FAJI  Jhoni Kurniawan,  Asisten Ekbangsos Ir H Kaharuddin, Staf Ahli Bupati Surian Syahrizal, Kadis Kominfo Sergai H Ikhsan,  AP, M.Si, serta para Kepala OPD Sergai, Camat,  mewakili Walikota Tebing tinggi,  mewakili Kapolres Tebing Tinggi dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Sergai Ir H Soekirman selaku Ketua FAJI Sumut menyampaikan harapannya mudah- mudahan saat Kejurda FAJI Provinsi Sumut berlangsung  dari ke-16 tim yang ikut bertanding  tidak ada halangan apapun.

Bupati juga mengucapkan terimakasih terhadap semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya Kejurda ini. Jika kita semua bersatu padu melakukan Diplomasi dan pelatihan teknis dengan baik maka tidak menutup kemungkinan pada tahun 2020 FAJI Sumut akan dihitung dan diperhitungkan pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON). Biarlah kita anak kampung,  biarlah kita anak pinggir sungai,  biarlah kita  berasal dari pinggir sungai Bah Bolon, kita memang anak kampung  namun prestasi Sumut ini tidak  kampungan.

Soekirman berpesan kepada peserta yang akan ikut dalam ajang Kejurda, tunjukkanlah prestasimu yang terbaik  agar nantinya diketahui di seluruh dunia. Saat ini lanjut Bupati, Indonesia menduduki peringkat ke-3 Sungai Jeram terbaik yang berada  di Kabupaten Asahan Sumut,  namun masyarakat sekitar belum mengetahui betapa berharganya sungai tersebut. Hal ini terlihat dari kurang ada respon baik masyarakat terhadap wisatawan yang hendak menjajal sungai Asahan tersebut.

"Bukan hanya arus sungainya saja  yang bagus namun masyarakat di sekitar sungai  juga harus baik dan ramah sebab dengan baiknya sungai dan masyarakatnya maka akan membuat para wisatawan banyak yang berkunjung ketempat itu," ujar Soekirman.

"Selain itu Indonesia dalam hal produksi sampah plastik menduduki peringkat ke dua Dunia setelah China, oleh sebab itu mari bersama-sama kita jaga lingkungan kita agar tetap bersih,  bebas dari sampah yang kita mulai dari Sungai," tambah Soekirman.(ynr/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru