SUMUT

NASIONAL

Duel Dengan Ninja Sawit di Kebun PTPN2, Kuping Praka Iwan Hampir Putus

Selasa, 25 Desember 2018 | 10.32 WIB
Kali Dibaca |

Tersangka pencuri BTS yang membacok anggota TNI. 
Medan - metrokampung.com
Apes dialami Praka Iwan Karo Karo. Personel TNI dari Kesatuan Yonif 125 Simbisa Brigif 7 Rimba Raya tersebut dilarikan ke rumah sakit Bunda Thamrin karena mengalami luka bacok usai memergoki 'ninja' sawit.

Luka tersebut dialami Praka Iwan ketika dirinya berupaya melumpuhkan aksi pencurian Tandan Buah Segar (TBS) milik kebun sawit PTPN2 di kebun Tanjung Jati, Binjai.

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/BB Kolonel Roy Hansen J Sinaga menceritakan aksi heroik korban berawal ketika pihak satpam PTPN2 bersama personel TNI dan pihak kepolisian melakukan patroli bersama.

"Patroli tersebut dilakukan atas laporan terkait maraknya aksi pencurian sawit di kebun tersebut,"kata Roy Hansen seraya menyatakan kejadian terjadi pada Jumat (21/12/2018) sekitar pukul 21.30 WIB.

"Saat pelaksanaan patroli itu, ternyata ditemukan sekelompok OTK sedang melakukan aksi pencurian sawit. Sehingga petugas yang melakukan patroli bersama, langsung berupaya melakukan pengejaran,"ujarnya, Sabtu (22/12/2018).

Dalam pengejaran itu, kata Roy, Praka Iwan Karo Karo, berhasil menangkap salah seorang pelaku pencurian. Sehingga, diantara keduanya pun terlibat perkelahian, karena pelaku melakukan perlawanan.

Namun, saat pergumulan terjadi, pelaku tiba-tiba mengeluarkan senjata tajam miliknya lalu membacokkannya ke telinga kiri Praka Iwan hingga nyaris putus. Beruntung, pelaku tetap dapat dilumpuhkan dan kemudian diserahkan ke Polres Binjai.

"Sedangkan akibat luka bacokan yang diterima Praka Iwan, ia pun harus dievakuasi ke RS Delia, dan selanjutnya dirujuk ke RS Bunda Thamrin untuk mendapatkan perawatan,"katanya.

Sementara Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja mengatakan, bahwa saat ini Polda Sumut sudah menahan dua orang terkait tindak pencurian dan kekerasan tersebut. Kedua pelaku, kata dia, masing-masing berinisial S (41) dan AS (15).

"Sudah diamankan dan ditahan di Polda Sumut. Adapun barang bukti, ialah sebuah parang. Begitupun untuk korban luka, yakni seorang anggota TNI dan dari PTPN2,"ujarnya.(dra/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru