SUMUT

NASIONAL

Bantu Pencarian Korban Hanyut, BPBD Tanjungbalai Terjunkan Personil Sisir Sungai Kapias Batu 8

Rabu, 23 Januari 2019 | 15.03 WIB
Kali Dibaca |


Tanjungbalai-metrokamlung.com
BPBD Tanjungbalai dibantu Warga setempat dan Relawan Himpunan Pemuda Islam Peduli Sosial (Himpipsos) melakukan pencarian Korban seorang anak yang diduga hanyut di Sungai Kapias Batu 8. Korban yang bernama Chairil Kahfi (6 tahun) anak dari pasangan Alikahfi Caniago (29) dan Rahmayani (28) warga Gg Jurung, Lk II Kelurahan Kapias Pulau Buaya, Kecamatan Teluk Nibung.

Kejadian terjadi pada senin, 21 Januari sekitar pukul 16.00 Wib kemaren. Saat itu BPBD mendapat informasi adanya seorang anak laki-laki yang tenggelam di Sungai Kapias Batu 8. Dilokasi kejadian, Berdasarakan keterangan saksi (Deni Sirait) 12 tahun, yang sedang berada di depan rumahnya dan berjarak 12 Meter dari lokasi kejadian mengatakan ada suara benda yang terjatuh kedalam sungai, namun saksi tidak melihat apa yang terjatuh tersebut. Setelah 5 menit seorang laki-laki bernama Alikahfi Caniago mencari anak semata wayangnya namun tidak ditemukan. Dari hal ini timbul kecurigaan orangtua korban dan masyarakat bahwa anaknya tersebut terjatuh ke sungai.

Atas informasi tersebut, BPBD Tanjungbalai langsung mengerahkan Tim SAR  yang dibantu masyarakat dan Relawan Himpipsos pada senin, 21/1/2019 kemaren melakukan penyisiran sepanjang sungai Kapias hingga pukul 22.00 Wib, namun belum berhasil menemukan korban, Ujar Kepala BPBD Tanjungbalai Ridwan Parinduri.

Dari hasil pencarian pada hari pertama 21/1/2019 yang dilakukan Tim Gabungan BPBD Tanjungbalai dibantu masyarakat dan  Relawan tersebut, Pencarianpun diputuskan  dilanjutkan pada hari selasa pagi. Pada hari kedua, Selasa (22/1/2019) yang dimulai pukul 08.00 Wib, Tim SAR dari BPBD Tanjungbalai melanjutkan pencarian korban. Dihari kedua pencarian, BPBD Kota Tanjungbalai mengerahkan 1 unit Perahu Karet dan 1 Unit Perahu Fiber dengan jumlah personil 10 orang.

Tim SAR Gabungan melakukan fokus pencarian ke wilayah-wilayah yang menjadi titik lokasi, dengan dasar pertimbangan mengikuti arus sungai.


Hingga berita ini diterbitkan pukul 23.30 Wib, pencarian korban masih terus dilakukan. Tim BPBD bersama masyarakat dan Relawan masih berkonsentrasi pada titik lokasi yang diduga lokasi korban tenggelam. Saat ini Tim dari BPBD Tanjungbalai melakukan teknik memutar Perahu dilokasi diduga menjadi titik dengan harapan korban tertarik kepermukaan air dan mengapung, Sebut Ridwan Parinduri lagi.

Tim BPBD akan memaksimalkan pencarian Korban pada malam hari ini, kita berharap malam hari ini kita dapat menemukan korban. Insya Allah, hal ini juga menjadi harapan dari keluarga korban. Kendati demikian jika pada malam hari ini korban juga belum ditemukan, pencarian akan kita lanjutkan esok hari mulai pagi pukul 08.00 Wib, Paparnya.(RS/Danu/mk)


Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru