SUMUT

NASIONAL

Bupati Karo Tinjau Jalan Tembus Karo – Deliserdang Karya Bhakti Kodim 0205/TK

Rabu, 30 Januari 2019 | 20.14 WIB
Kali Dibaca |

Terlihat Dandim 0205/TK, Letkol.Inf.Taufik menunjukkan peta progres pekerjaan Karya Bhakti TMMD kepada Bupati, Terkelin Brahmana,SH.
Karo-metrokampung.com
Bupati Karo Terkelin Brahmana.SH dan Dandim 0205/TK Letkol Inf Taufik Rizal SE beserta rombongan melakukan peninjauan progres hasil TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-101 dan Karya Bakti tahun anggaran 2018 APBD Karo, di Desa Serdang Kec. Barus Jahe Kabupaten Karo Rabu , (30/1) pukul 11.00 wib.

Menurut Taufik, Peninjauan ini, sengaja  dilakukan demi memastikan program lanjutan TMMD KE-101 tahun 2018 yang telah selesai dikerjakan oleh kesatuannya dengan anggaran sebesar 1.6.M yang berasal dari APBD Karo  dengan pengerjaan pembukaan  jalan sepanjang 2.7 Km dan dilanjutkan  pekerjaan diakhir tahun 2018 dengan program Karya Bakti yang menelan biaya 1.5 Miliyard juga berasal dari dana APBD Karo yakni  peningkatan jalan sepanjang 2.5 Km.

Jembatan Penghubung Karo - Deliserdang Yang Baru Dibangun.
“Kedua titik ruas jalan ini berbentuk ringroad , namun tidak melewati desa serdang,”terang Taufik. Dandim juga menjelaskan  bahwa sesuai pengecekan dilapangan , akses jalan sudah dibuka sampai dengan batas   sudah berkisar 5.2 Km dengan lebar 10-12 meter dan telah selesai dikerjakan,” jelasnya.

“Iya, tadi kita bersama dengan pak Bupati, meninjau pekerjaan program Karya Bhakti ini sudah hampir rampung progres pengerjaan yang dilaksanakan  oleh anggota kodim 0205/TK, tinggal sedikit lagi. Intinya anggota saya masih bekerja, setelah sampai  dibatas  kawasan hutan konservasi nanti baru  kita berhenti bekerja,”ungkap Taufik seraya menambahkan bahwa sesuai spesifikasi yang diterima pihaknya dari Pemkab Karo, batas pengerjaannya hanya sampai perbatasan dengan  kawasan hutan konservasi.

Dandim juga berharap kiranya Pemkab Karo bersedia melanjutkan peningkatan jalan yang terhenti di  dikawasan hutan konservasi, yang menurut peta, tidak jauh lagi ke desa rumah liang kec. STM hilir kab. Deliserdang.

“ Jarak yang harus dibuka lagi  hsanya berkisar 2,5 km lagi, dimana nantinya jalan Karya Bhakti ini akan tembus ke rumah desa liang kec STM hilir Kabupaten Deli Serdang,” Tandas Dandim didampingi  Kasdim Mayor Inf, Daulat Marpaung.


Sementara Bupati Karo , Terkelin Brahmana. SH. mengatakan, Pemkab Karo  sangat mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih kepada jajaran Kodim 0205/TK yang telah bekerja melalui TMMD KE-101 yang  dilanjutkan karya Bakti dengan APBD Karo tahun 2018, sehingga akses jalan sudah dibuka dan sebentar lagi dapat dilalui.

Menurut Terkelin, dirinya beserta rombongan sudah berjalan sekitar 20 menit bersama Dandim menuju perbatasan wilayah antara Kabupaten Karo dan Kabupaten Deliserdang,  dan nyatanya akses jalan ini sudah ada sejak zaman Belanda, dimana masyarakat karo khususnya masyarakat Barusjahe sudah saling bersilaturhami dengan masyarakat desa liang kec. STM Hilir Kab. Serdang, saling berkunjung.

“Tanda adanya hubungan antar desa sudah ada sejak lama, terbukti dengan ditemukannya sebuah  Jembatan disungai  yang kondisinya sudah terputus juga pondasi bangunannya masih utuh,” terang Terkelin

Disamping itu terkelin juga mengaku kalau dirinya telah menginstruksikan Bappeda untuk kiranya mengkaji lagi, apakah pembukaan akses lanjutan jalan melalui Karya Bhakti dapat dilanjutkan sampai dengan batas kawasan hutan konservasi, agar akses jalan ini dapat terhubung antara kedua kabupaten karo dan deliserdang.

Selain itu, dampak-nya sangatlah luas,dapat membantu roda perekonomian kab. Karo,  bahkan mengurai Kemacatan lalu lintas,jalan Medan- Berastagi, ini isu yang perlu kita angkat, agar stakeholder dan pemangku kepentingan lainnya, mendukung program jalan alternatif ini, yang lebih spesial mempersingkat waktu ke bandara KNO, maupun sebaliknya tamu turis dari KNO ke danau toba bisa melalui akses jalan ini. Terangnya

Di waktu yang sama, kepala Bappeda Kab. Karo Ir Nasib Sianturi Msi menjelaskan dan membenarkan karya bakti yang dilakukan oleh kodim 0205 /TK, sementara hanya dapat bekerja sepanjang 2.5 Km sesuai peta dan spesifikasi yang kita keluarkan. "

Kendalanya masih ada lagi sepanjang 2.2 Km masuk wilayah  hutan konservasi, dan semua ini butuh izin ke menteri kehutahan, Kata Nasib Sianturi menegaskan, segera akan kita ajukan surat susulan ke tingkat propinsi, agar pihak propinsi mengeluarkan izin rekomendasi baru nanti kita teruskan ke Kementerian lingkungan hidup dan kehutanan di Jakarta, "katanya.

Terlihat ikut dalam rombongan kali ini,  Kepala Dinas Perhubungan, Gelora Fajar Purba. SH, Camat Barus Jahe Kalsium Sitepu, dan para Kepala Desa Se-kecamatan Barus Jahe. (amr/mk)

Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru