PARIWISATA

NASIONAL

Fitriani Penderita Infeksi Usus di Tanjungbalai Dirujuk Ke RSUD Adam Malik Medan

Selasa, 08 Januari 2019 | 19.10 WIB
Kali Dibaca |

DIRAWAT : Fitriani (19) penderita infeksi usus siswi kelas 2 Aliyah Gubahan Tanjungbalai saat dirawat di RSUD Dr Tengku Mansyur sebelum dirujuk ke RSUD Adam Malik Medan, Minggu (7/1) malam.

Tanjungbalai-metrokampung.com
Fitriani (19) penderita infeksi usus siswi kelas 2 Aliyah Gubahan warga Gg. Sate Kecamatan Datuk Bandar Timur Kota Tanjungbalai dirujuk oleh pemerintah setempat ke RSUD Adam Malik Medan, Minggu (7/1) malam. Pasalnya, berdasarkan diagnosis RSUD Dr. Tengku Mansyur Tanjungbalai, Fitriani dinyatakan menderita Colitis Ulserated (Peradangan kronis pada usus besar dan rektum) dan diare berkepanjangan.


"Dari keterangan pihak rumah sakit bahwa Fitriani mengalami mencret 5-6 hari dalam 3 bulan terakhir serta sariawan, mual, muntah, kaki oedem, dan berat badan yang menurun hingga 26 Kg hingga tidak mampu berdiri dan lemah. Untuk itu pihak RSUD Dr. Tengku Mansyur memberikan terapi dan selanjutnya dirujuk ke RSUD Adam Malik, Medan," kata Kadis Kadis Kesehatan Burhanuddin Harahap saat dikonfirmasi SIB, Senin (7/1) diruangannya.


Dikatakannya, setelah mendapatkan informasi tentang anak itu, Pemko Tanjungbalai melalui Camat bersama Bidan dari Puskesmas setempat langsung menjenguk Fitriani serta memberikan bantuan kepada keluarganya. Kemudian dirawat di rumah sakit setempat guna mendapatkan pelayanan medis sebelum dirujuk ke RSUD Medan untuk mendapatkan penanganan yang lebih intensif dan optimal. Pihaknya juga merencanakan akan menjenguk langsung ke RSUD Adam Malik sebagai bentuk simpatinya kepada Fitriani dan keluarganya.


Terkait hal itu, Wali Kota H.M Syahrial melalui pesan singkatnya mengatakan bahwa Pemko Tanjungbalai akan berupaya memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi Fitriani dan menghimbau kepada Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) terkait yakni dinas kesehatan, rumah sakit, Puskesmas, Camat, Lurah, Kepala Lingkungan dan dinas terkait lainnya untuk terus meningkatkan pelayanannya terutama penanganan kasus seperti yang dialami anak tersebut.


"Tadi malam saya mendapat informasi dari Kadis Kesehatan, Dirut RSUD Dr. Tengku Mansyur dan Camat bahwa Fitriani sudah dirujuk ke RSUD Adam Malik di Medan. Insya Allah, ananda Fitriani mendapatkan pengobatan yang maksimal, kesehatannya juga semakin baik dan sehat. Kepada keluarga agar tetap sabar, ikhlas dan semangat saat perawatannya. Saya pribadi tentunya berdoa buat kesembuhan dan kesehatan Fitriani semoga dapat kembali beraktifitas seperti biasanya dan kembali bersekolah," kata Wali Kota


Wali Kota juga menambahkan bahwa pihaknya juga merencanakan untuk menggalakkan semangat Gerakan Peduli Sesama (GPS) dengan menjalin sinergitas dengan dinas serta SOPD terkait dalam melakukan pengecekan di wilayah tempat tinggal nya masing-masing, memantau warga bilamana masih ada mengalami kasus serupa maupun kasus lainnya agar langsung direspon dan ditangani terlebih dahulu, baik di puskesmas ataupun ke rumah sakit umum daerah sehingga pelayanan kesehatan bagi masyarakat dapat langsung diatasi.


"Salah satu program GPS yang akan dilakukan nantinya yakni, pemberian asupan makanan tambahan bergizi kepada warga melalui Posyandu, pengecekan kesehatan di Puskesmas dan meminta warga untuk langsung memberikan informasi jika ada keluarga atau warga yang mengalami gizi buruk dengan langsung berkoordinasi ke Kepala Lingkungan, Lurah, Camat, petugas Puskesmas tempat tinggalnya maupun Dinas terkait lainnya sehingga dapat langsung ditangani dengan cepat," sebut HM. Syahrial.


Dari keterangan Sri Rahayu (44) ibunya Fitriani kepada wartawan menceritakan, anak keduanya dari 7 bersaudara itu sebelumnya sehat dan dapat beraktivitas ke sekolah seperti anak-anak lainnya. "Dulunya sehat sehat saja, namun pada bulan September 2018 lalu, dia demam tinggi dan pusing berkepanjangan. Langsung saya bawa berobat ke RSUD Tengku Mansyur selama 12 hari dan setelah ditangani medis dan hasil pemeriksaan dikatakan mengalami infeksi usus dan diare, " ucap Sri Rahayu. (laban/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru