SUMUT

NASIONAL

Pengakuan Begal Motor : Motor Dijual On Line di Black Market

Selasa, 29 Januari 2019 | 00.02 WIB
Kali Dibaca |

Kapolres Batubara AKBP Robin Simatupang pada press realease.

Batubara - Metrokampung.com
Korban begal sepeda motor di Kabupaten Batubara belakangan ini semuanya perempuan. Uniknya  pembegal hanya mengincar motor matic Vario tahun tinggi dan menjualnya secara on line di Black Market.

Hal tersebut terungkap pada press realease Kapolres Batubara AKBP Robin Simatupang  terkait penangkapan  2 orang tersangka  pelaku begal, Senin (28/01/2019) petang.

Kedua begal yang ditangkap tim opsnal Sat Reskrim Polres Batubara adalah Argo Tantomo (23) warga Dusun III Desa Tj. Kubah   dan M. Khaidir Ali (21) warga Lingk V Kel.  Indrasakti Kec. Air Putih Kab Batubara masing-masing diringkus dirumahnya.

Diterangkan Kapolres didampingi Waka Polres Kompol Herwansyah, Kabag Ops Kompol K Purba, Kasat Reskrim AKP Herry Tambunan dan Kanit Resum Iptu R Sipayung, kedua pelaku terpaksa diberikan tembakan terukur di betisnya karena berusaha melarikan diri saat dilakukan pengembangan.


Disebutkan Kapolres, telah disita 4 motor hasil pembegalan sedang 4 motor lainnya menurut pelaku telah terjual secara on line melalui Black Market. Selain 4 motor Vario turut disita 3 unit HP dan sebilah parang yang digunakan tersangka mengancam korbannya.

Saat diwawancarai Kapolres, tersangka Argo Tantomo mengaku sebagai pengendara Yamaha Scorpio sedangkan tersangka M Khaidir Ali yang dibonceng bertindak sebagai eksekutor.

Setelah melakukan pengintaian seksama, Argo segera melajukan motornya ke arah korban. Begitu dekat Argo segera memepetkan motornya ke motor korban.

M Khaidir yang mengacungkan parang langsung memaksa korban turun sembari mengatakan "pilih nyawa atau harta,"

Korban yang kesemuanya perempuan yang mengendarai Vario seorang diri tak berkutik mendapat ancaman dari M Khaidir Ali. Korban  pasrah  melepas motor serta harta yang dibawanya.

Ditanya kenapa mengincar perempuan sebagai sasaran mereka dengan suara rendah Argo mengatakan karena perempuan lemah dan gampang diancam.


Sedangkan harga Vario yang terjual dikatakan Argo bervariasi mulai dari harga Rp. 4  Juta hingga  Rp. 5 Juta setiap unit plus STNKnya.

Dituturkan Argo  uang hasil penjualan  motor melalui on line  langsung dibagi dua dengan Khaidir Ali. Selanjutnya uang tersebut mereka habiskan di meja judi main dadu dan joker leng di Sp. Bodrek Kel. Indrasakti Kec. Air Putih.

Korban terakhir kedua begal  adalah Sri Wahyuni (27) warga Desa Pematang Jering Kecamatan Sei Suka Kabupaten Batubara yang  hendak berangkat kerja, Rabu (16/01/2018) sekitar pukul 08.30WIB.

Pada saat di perjalanan menuju Pustu  tepatnya di Jalan  Perk. PT.Moes Kel Perkebunan Sipare - pare Kec Sei Suka Kab. Batubara,  korban dipepet oleh kedua  tersangka sambil ditodongkan parang kearah korban. 

Korban yang ketakutan  disuruh turun dari  motornya dan  pelaku mengambil  motor Vario warna putih BK 5593 OAC dan satu buah HP Samsung GP  didalam bagasi. (ebson ap/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru