PARIWISATA

NASIONAL

PLT BUPATI LABUHANBATU INSPETUR UPACARA PERINGATAN HAB KEMENAG KE-73

Jumat, 04 Januari 2019 | 08.39 WIB
Kali Dibaca |

Plt Bupati labuhanbatu H Andi suhaimi dalimunte ST.MT menyampaikan kata Sambutan Kementrian Agama RI.
Labuhanbatu-metrokampung.com
Plt Bupati Labuhanbatu H Andi Suhaimi ST MT sebagai Inspektur upacara pelaksanaan peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kemenag ke 73 kabupaten Labuhanbatu yang dilaksanakan di MAN Rantauprapat, Kamis (03/01/19).

Dalam kata sambutannya Plt membacakan rilis pidato Kementrian Agama RI Lukman Hakim Syaifuddin yang dalam rilisnya menyampaikan "Salam sejahtera pada segenap keluarga besar Kementerian Agama di seluruh Tanah Air yang saya banggakan, marilah kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT, semoga rahmat, berkat, dan perlindungan-Nya menyertai seluruh bangsa Indonesia. Kita peringati hari bersejarah ini dengan kesederhanaan, keprihatinan, dan kepedulian untuk membantu saudara-saudara kita terkena peristiwa alam di beberapa wilayah, di Lombok, Palu, Banten dan Lampung".

"73 tahun silam, pada 3 Januari 1946 Pemerintah membentuk Kementerian Agama sebagai perangkat kehidupan bernegara dan berpemerintahan dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. Merupakan keputusan  bersejarah dan
memberi pengaruh besar sepanjang perjalanan bangsa dan negara hingga kini. Berdirinya Kementerian Agama adalah untuk menjaga dan memelihara, sekaligus mengembangkan kualitas pendidikan keagamaan masyarakat yang kian naik peringkat. Agar terus terjaga kerukunan hidup umat beragama yang kian rekat. Dan pada akhirnya agar kualitas kehidupan keagamaan segenap bangsa makin meningkat."


"Pentingnya jaminan hak beragama dalam pelaksanaan Pancasila dan UUD 1945, sila Ketuhanan Yang Maha Esa pada pasal 29 UUD Negara Republik Indonesia. Negara kita berdasar Pancasila, menjamin ummat dalam mengamalkan ajaran agama.begitupula kebijakan Pemerintah tidak boleh bertentangan dengan ajaran dan kaidah agama."

Tema Hari Amal Bakti Kementerian Agama tahun ini, yaitu "Jaga Kebersamaan Umat", "Saya mengajak seluruh jajaran Kementerian Agama, apalagi di tahun politik sekarang ini, mari senantiasa menebarkan energi kebersamaan, merawat kerukunan.

Ajakan yang sama kepada semua elemen bangsa, mari jaga kebersamaan, keutuhan sesama anak bangsa. Segala ujaran, perilaku, sikap yang menimbulkan luka bagi sesama saudara, mari kita hindari saling menebar benci, saling melempar fitnah keji, saling menyuburkan penyakit hati, dan saling melukai hati antar sesama anak negeri. Setiap kita haruslah menjadi teladan dalam kesederhanaan, kejujuran, dan keikhlasan  setiap aparatur Kementerian.

Plt Bupati H.Andi suhaimi dalimunte STMT.memotong nasi tumpeng.
Agama harus mampu menunjukkan nilai kinerja yang baik, kepemimpinan yang amanah, dan memberi kemudahan kepada masyarakat luas, untuk memperoleh akses pelayanan keagamaan secara akuntabel dan berkualitas.

Saudara-saudara sekalian, Pemerintah melalui peran dan fungsi Kementerian Agama hadir memberikan pelayanan keagamaan bagi semua umat beragama berbagai fasilitasi. Kementerian Agama menyelenggarakan pelayanan publik di bidang keagamaan tak henti melakukan inovasi. Memasuki Tahun 2019, enam sasaran strategis program Kementerian Agama telah digariskan, yakni:

1.meningkatnya kualitas kehidupan umat beragama,
2.meningkatnya harmoni sosial dan kerukunan umat beragama,
3.meningkatnya kualitas pelayanan keagamaan,
4.meningkatnya akses layanan pendidikan,
 5.meningkatnya mutu pendidikan agama dan keagamaan, dan
6.peningkatan kualitas tatakelola pembangunan bidang agama.

"Saya berpesan, enam sasaran tersebut harus tercermin dalam program kerja pusat dan daerah. Di samping itu, pembinaan toleransi dan kerukunan antar-umat beragama, pengembangan moderasi," harapnya.

Beragama dan pembangunan akhlak bangsa perlu disuarakan lebih nyaring di ruang-ruang publik. Toleransi beragama dapat dimaknai sebagai sikap "menghormati dan menghargai atas perbedaan yang ada pada pihak lain".


Sementara moderasi beragama adalah upaya mewujudkan pemahaman dan pengamalan agama yang moderat, yang terhindar dari bentuk pemahaman dan praktek keagamaan yang berlebih-lebihanan dan ekstrem.

Adapun pembangunan  akhlak adalah aspek yang sangat fundamental sebagai pilar utama peradaban bangsa, agar kita semua tidak tercerabut dari fitrah kemanusiaan kita. Saudara-saudara sekalian, Peringatan Hari Amal Bakti Kementerian Agama membawa pesan untuk mewujudkan supremasi nilai ke-Tuhan-an dan keagamaan sebagai ruh pembangunan dan kemajuan bangsa.

Kita bersyukur, dalam beberapa tahun terakhir Kementerian Agama telah meraih sejumlah capaian dalam Reformasi Birokrasi, seperti tercermin antara lain dari kenaikan Penilaian Mandiri Reformasi Birokrasi. Juga indeks kepuasaan publik atas pelayanan keagamaan, seperti pelayanan haji dan pelayanan pencatatan nikah yang terus meningkat. Banyak unit organisasi dan satuan kerja Kementerian Agama sejak 2017 dan 2018 menerapkan pelayanan terpadu satu pintu (PTSP) dan mengembangkan digitalisasi pelayanan publik di bidang keagamaan. Seiring dengan itu, saya mengajak kita semua untuk senantiasa menegakkan lima nilai budaya kerja Kementerian Agama, yaitu Integritas, Profesionalitas, Inovasi, Tanggung Jawab, dan Keteladanan.

Setiap  pejabat dan birokrat Kementerian Agama harus memerankan diri sebagai pelayan masyarakat dan tempat berlabuhnya kepercayaan umat. Jangan sekali-kali mengkhianati kepercayaan umat dengan perbuatan korupsi dan berbagai perbuatan tak terpuji. Kita harus ingat bahwa anjuran agar menjaga integritas.


Ruang dan peluang yang sama bagi  pegawai berkontribusi dan berprestasi. Saudara-saudara yang berbahagia, Dalam kesempatan ini, saya memohon perhatian semua elemen umat beragama, para ulama dan tokoh agama, serta jajaran Kementerian Agama terhadap urgensi ketahanan keluarga sebagai basis ketahanan bangsa. Pembinaan ketahanan keluarga haruslah dilakukan terus menerus tiada henti.Ketahanan keluarga belakangan ini menghadapi ancaman guncangan dan kerapuhan, seperti terlihat dari tingginya angka perceraian, perkawinan usia dini, dan kekerasan dalam rumah tangga. Untuk itu, saya minta agar Program Bimbingan Perkawinan dan Konseling Keluarga
dijalankan secara lebih masif bekerjasama dengan organisasi mitra Kementerian Agama dan ormas keagamaan lainnya. Saudara-saudara sekalian, Sebelum mengakhiri sambutan ini, saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia, serta kepada semua instansi terkait, atas dukungan dan kerjasama lintas sektoral dalam pembangunan kehidupan beragama selama

Semoga kerjasama dan kebersamaan dapat ditingkatkan di masa-mendatang. Penghargaan dan terima kasih selanjutnya saya sampaikan kepada jajaran Kementerian Agama pusat dan daerah atas sumbangsih dan kontribusinya
selama ini dalam upaya membangun birokrasi modern, bersih dan professional melayani umat. Sebagai bagian dari institusi yang membawa nama "agama", seyogyanyalah perilaku kita sebagai pejabat dan aparatur mencerminkan kemuliaan agama, di mana antara kata dan perbuatan saling serasi, antara kesalehan personal dan kesalehan sosial saling melengkapi.

Usai upacara tersebut Plt Bupati H.Andi suhaimi dalimunte STMT.didampingi kakan Kemenag H Syafiruddin harahap.kasubag umum Ilham hasibuan SPdi.serta Kepala cabang Bank Syariah mandiri rantauperapat.lakukan pemotongan nasi tumpeng sembari bergegas melaksanakan Berjiarah bersama kemakam pahlawan rantauperapat mengenang para pejuang negri sebelumnya juga kemenag pada 31/12/18 lalu telah melaksanakan sejumlah kegitan mengisi peringatan hari Amal Bakti tersebut dengan 1.melaksanakan anjang sana kepanti asuhan Al Arif Alwasliyah dan Tunas bangsa Hidayatullah ditandai dengan memberikan santunan bagi anak asuhan panti.

2.Porhab sejumlah pertandingan tennis meja, catur dan tarik tambang antar pegawai kemenag Labuhanbatu. (MK/Rahmat fajar sitorus/red)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru