SUMUT

NASIONAL

Jelang Ramadhan, Wali Kota Monitoring Harga ke Pasar Tanjungbalai

Jumat, 03 Mei 2019 | 02.18 WIB
Kali Dibaca |

MONITORING : Wali Kota HM. Syahrial bersama Kasatgas Pangan AKP. Selamat Kurniawan Harefa, Balai POM, Kadisperindag Nurmalini Marpaung dan sejumlah pejabat lainnya monitoring harga bahan pangan menjelang Ramadan di Pasar Suprapto dan Pasar Murah Teluk Nibung Tanjungbalai, Kamis (2/5).

Tanjungbalai-metrokampung.com
Guna mengetahui kondisi ketersediaan dan harga bahan pangan di Kota Tanjungbalai  menjelang bulan suci Ramadhan, Wali Kota HM. Syahrial SH,MH melakukan monitoring ke pasar tradisional diantaranya Pasar Suprapto dan Pasar Murah Teluk Nibung Kota Tanjungbalai, Kamis (2/5).

Monitoring Wali Kota itu didampingi Kasatgas Pangan AKP. Selamat Kurniawan Harefa, mewakili Lanal TBA Kapten Laut (PM) Marwiansyah Damanik, Balai POM, Plt. Kadis Perindag Tanjungbalai Nurmalini Marpaung, Kadis Kominfo Walman Riadi P Girsang, Kadis Pertanian drh. Muslim dan sejumlah pejabat lainnya.

Tim monitoring mengitari pasar tradisional dan berkomunikasi ke para pedagang yang ada di pasar tersebut seperti pedagang Beras, Gula, Minyak, Daging, Telur, Ikan, Bawang, Cabai, sayur sayuran dan lainnya. Kepada para pedagang, tim monitoring menanyakan ketersediaan barang, kondisi harga hingga hal hal lain yang dihadapi  menjelang bulan ramadhan. Hasilnya, diketahui ketersediaan bahan pangan relatif aman dengan harga yang relatif stabil.


“Harga bahan pangan tadi sudah dicek di area dalam dan luar pasar relatif stabil, adapun yang fluktiatif yakni bawang putih yang harganya naik, secara umum saya lihat masih terjaga stabilitas kebutuhan pokok,” ujar Wali Kota usai monitoring.

Seperti halnya harga daging, lanjut Wali Kota, stabil pada harga Rp. 115.000/kg, begitu juga dengan harga daging ayam. Harga beras mengalami kenaikan Rp. 200/Kg, cabai merah biasa berkisar diharga Rp. 42.000 hingga Rp. 45.000/Kg dan minyak makan masih stabil.

"Kegiatan hari ini kita temukan bahwasanya harga bawang putih memang melonjak dan sulit didapatkan oleh masyarakat, jadi tindakan dari pemerintah melalui Disoerindag akan mengirimkan surat ke orovinsi agar bisa mendorong komoditi Bawang Putih khususnya kebutuhan masyarakat Tanjungbalai. Mudah mudahan dengan kita mengirim surat bisa memberikan kontribusi kepada daerah kita artinya kegiatan ini kerja sama pemerintah kota dengan Disperindag Provinsi Sumatera Utara, " ujar HM. Syahrial.

Wali Kota juga mengatakan, di setiap daerah Kabupaten/Kota sebelum memasuki bulan suci Ramadan diinstruksikan oleh Gubernur Sumut untuk mengecek kondisi pangan bekerjasama dengan Dinas Perdagangan Provinsi Sumatera Utara.

"Kita akan cek terus tentunya, kita akan upayakan dengan koordinasi bersama Provinsi terkait ketersediaan bawang putih untuk kebutuhan masyarakat. Pada intinya kita temukan dilapangan kurang stok bawang putih di Tanjungbalai. Saat ini juga sedang dilaksanakan operasi pasar atau pasar murah bawang putih, Insya Allah memberikan manfaat bagi masyarakat dan kita berharap harga bawang putih kembali stabil, " ujar Wali Kota usai melakukan monitoring di Pasar Murah Teluk Nibung (laban/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru