SUMUT

NASIONAL

Peringatan Hardiknas di Deliserdang Guru dan Siswa Berprestasi Terima Trophy

Jumat, 03 Mei 2019 | 02.06 WIB
Kali Dibaca |


Lb Pakam - metrokampung.com
Peringatan Hardiknas (Hari Pendidikan Nasional) tingkat Kabupaten Deli Serdang  berlangsung hikmad dan tertib diwarnai  penyerahan trophy, hadiah dan penghargaan kepada  Kepala Sekolah, guru dan Pengawas Sekolah SD, SMP dan TK,  pemenag lomba  O2SN tahun 2019,  pemenang lomba  Laboratorium dan perpustakaan terbaik, Kamis (2/5) di Lapangan Alun –Alun Pemkab Deli Serdang, Lubuk  Pakam.

Bupati Deli Serdang H Ashari Tambunan bertindak sebagai Irup  pada Upacara Hardiknas  Tahun 2019   turut hadir Wakil Bupati Deli Serdang HMA Yusuf Siregar, Dandim 0204/DS Letkol Kav. Syamsul Arifin, Danyon 121/MK Letkol Inf. Imir Faisal, Ketua TP PKK NY Hj  Yunita Ashari Tambunan  dan Wakil Ny Hj Sri Pepeni Yusuf Siregar, Sekdakab Darwin Zein S.Sos ,Ketua Dharmawanita Persatuan Ny. Herawati Darwin Zein, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana 0204/DS Ny. Vivi Syamsul Arifin, Kadis Pendidikan H Timur Tumanggor, para Asisten, Staf Ahli Bupati, Pimpinan OPD, Para Camat, LVRI,Tokoh Pemuda sedangkan  peserta  upacara  diikuti barisan TNI/Polri, ASN,OKP,Mahasiswa, Siswa SMA,SMP dan Pramuka.

Ashari Tambunan  saat membacakan sambutan Menteri  Pendidikan dan Kebudayaan  RI  Muhajir Efendi  diantaranya mengatakan sebagaimana  diketahui, tanggal 2 Mei diambil dari hari kelahiran Ki Hadjar Dewantara. Tokoh pahlawan nasional sekaligus Bapak Pendidikan Nasional. Mudah mudahan Tuhan Yang Maha Pengasih memberi kedudukan yang mulia kepada beliau dan para pahlawan, khususnya para pejuang pendidikan yang telah mendahului kita.


Dilihat dari sudut pandang pendidikan, di dalam Pemilihan Umum harus terjadi proses pembelajaran bagi setiap warga negara. Proses belajar pada hakikatnya adalah momentum terjadinya perubahan tingkah laku menuju ke kedewasaan. Dalam hal ini semakin dewasa dalam berdemokrasi. Perlu kita ketahui bersama bahwa terbentuknya warga negara yang demokratis merupakan tujuan pendidikan nasional kita. UndangUndang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pasal 13: menyebutkan “Tujuan pendidikan nasional adalah mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab”. Adalah hal yang lumrah, dalam kontestasi demokrasi selalu meninggalkan jejak-jejak residual yang bisa menimbulkan keretakan bahkan perpecahan. Dalam momentum seperti ini tanggung jawab nasional kita dipertaruhkan. Tanggung jawab untuk selalu menjaga aset vital bangsa yang tak ternilai harganya, yaitu semangat kerukunan, persaudaraan, dan persatuan.

Di sini kekuatan sektor pendidikan dan kebudayaan menemukan urgensinya. Terkait dengan itulah, tema Hari Pendidikan Nasional tahun 2019 adalah “Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan.” Tema ini mencerminkan pesan penting Ki Hajar Dewantara terkait hubungan erat pendidikan dan kebudayaan dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang syarat nilai dan pengalaman kebudayaan guna membingkai hadirnya sumberdaya-sumberdaya manusia yang berkualitas, demi terwujudnya Indonesia yang berkemajuan. Dalam perspektif Kemendikbud pembangunan sumber daya manusia menekankan dua penguatan, yaitu pendidikan karakter dan penyiapan generasi terdidik yang terampil dan cakap dalam memasuki dunia kerja. Dalam pendidikan karakter dimaksudkan untuk membentuk insan berakhlak mulia, empan papan, sopan santun, tanggung jawab, serta budi pekerti yang luhur. Sementara ikhtiar membekali ketrampilan dan kecakapan disertai pula dengan penanaman jiwa kewirausahaan. Tentu, semua itu membutuhkan profesionalitas kinerja segenap pemangku kepentingan dalam dunia pendidikan di tingkat pusat dan daerah.

Melalui momentum Hari Pendidikan Nasional ini, marilah kita konsentrasikan segenap potensi pendidikan nasional yang menitikberatkan pembangunan sumberdaya manusia yang dilandasi karakter yang kuat, ketrampilan, dan kecakapan yang tinggi, sehingga mampu menjawab tantangan perkembangan zaman yang semakin kompetitif. Selanjutnya, atas nama pemerintah, izinkan saya menyampaikan penghargaan dan penghormatan setinggi-tingginya kepada para insan pendidikan dan kebudayaan di seluruh penjuru negeri, terutama kepada Ibu dan Bapak pendidik dan tenaga kependidikan di semua jenjang, para pegiat PAUD, pegiat literasi, para tokoh agama, wartawan, dan kontributor pendidik lainnya, yang tak lelah menyalakan mimpi, memberikan inspirasi, membuka jalan terang masa depan anak Indonesia agar menjadi manusia cerdas berkarakter kuat dan memberikan manfaat bagi sekitarnya.(dra/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru