SUMUT

NASIONAL

Seputar Penertiban Pasar Laguboti, Warga Desak Pemerintah Tata Kembali Pasar Laguboti

Sabtu, 11 Mei 2019 | 19.42 WIB
Kali Dibaca |


Tobasa-Metrokampung.com
Pasca penertiban ibu kota Kecamatan belum lama ini di Tobasa, sejumlah masyarakat angkat bicara. Kanopi di pusat kota Laguboti yang pernah  di bongkar, ditertibkan oleh Pemerintah Kabupaten Tobasa melalui Dinas Perindagkop yang juga didampingi oleh Tim Satpol PP Tobasa, dengan alasan penataan, kini menuai reaksi masyarakat.

Pasalnya, hingga kini belum ada tanda-tanda bakal ditatanya kembali pusat pasar kecamatan tersebut.

Cornelius Hutapea mengatakan kepada Metrokampung sabtu 11/05"2019, jika Pemkab Tobas terkesan lakukan pembiaran  pasca dibongkarnya seperangkat bangunan yang diduga sembraut itu  pada ruko yang berada di sekitaran pusat kota.

Padahal bangunan tersebut  tidak melewati batas tata kota atau saluran parit,  juga kenapa hanya di Laguboti? Sementara di Kecamatan lain Seperti Balige dan Porsea, tidak dilakukan ketusnya.

Pemerintah menurutnya,  harus bersikap neteral apabila melakukan suatu  terobosan apabila hal itu dianggap meraih PAD.

Pihaknya melihat perlakuan Pemerintah Daerah Tobasa hanya melakukan terobosan, yang menurutnya sebagai ajang pencitraan.

"Seolah-olah mau menata kota dan membangun kabupaten ini? Yang ada saat ini laguboti tidak layak seperti ibukota Kecamatan, karena banyak bekas material berserakan diseputaran kota hingga terkesan sangat kumuh.

Hal ini, kami minta kepada pemerintah segera tanggap dalam kririk masyarakat Laguboti. Jika hal ini terabaikan, pihaknya akan turun ke jalan menyampaikan aspirasi kepada Anggota Dewan yang terhormat ketusnya.(her/mk)

Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru