Lisa Hayati Perkenalkan Produk UP2K Labu Lomak kepada Direktur BGN

Editor: metrokampung.com

Pantai Labu, Metrokampung.com
Ny. Lisa Hayati Samsul Bahri, S.S., M.I.Kom selaku ketua TP-PKK Desa Pantai Labu pekan Kecamatan Pantai Labu memperkenalkan program Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) Labu Lomak binaan Kepala Desa Pantai Labu Pekan Samsul Bahri kepada Direktur Pemberdayaan dan Partisipasi Masyarakat Badan Gizi Nasional (BGN), Tengku Sahdana, Kamis(5/3/2026)  dalam sebuah pertemuan yang bertujuan mendorong penguatan ekonomi keluarga melalui pengolahan produk pangan lokal, di Desa Rugemuk Kecamatan Pantai Labu.

Dalam kesempatan tersebut, Lisa Hayati memaparkan berbagai produk olahan yang dihasilkan oleh kelompok UP2K Labu Lomak. Produk-produk tersebut memanfaatkan potensi bahan baku lokal, khususnya hasil perikanan dan buah belimbing wuluh, sebagai upaya meningkatkan nilai tambah serta pendapatan masyarakat.

Adapun hasil olahan UP2K Labu Lomak antara lain keripik ikan tamban, ikan tamban krispi, nugget ikan tamban, ebi kriuk, serundeng ebi, minuman sari buah belimbing wuluh, sirup belimbing wuluh, kurma belimbing wuluh, serta sabun cuci piring berbahan belimbing wuluh.

Lisa Hayati menyampaikan bahwa pengembangan produk tersebut merupakan bagian dari pemberdayaan masyarakat desa, khususnya kaum ibu, agar mampu mengolah potensi lokal menjadi produk bernilai ekonomi. Selain meningkatkan pendapatan keluarga, program ini juga diharapkan dapat mendukung ketahanan pangan dan gizi masyarakat.


Sementara itu, Direktur Pemberdayaan dan Partisipasi Masyarakat BGN, Tengku Sahdana, mengapresiasi inisiatif dan kreativitas kelompok UP2K Labu Lomak dalam mengembangkan produk berbasis sumber daya lokal. Menurutnya, program pemberdayaan seperti ini memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung program nasional di bidang gizi dan pemberdayaan ekonomi keluarga.

Program UP2K sendiri merupakan salah satu upaya pemberdayaan masyarakat yang berfokus pada peningkatan ekonomi keluarga melalui kegiatan usaha produktif berbasis potensi lokal di tingkat desa. Melalui pendampingan dan pembinaan, kelompok-kelompok UP2K diharapkan mampu berkembang menjadi unit usaha yang mandiri dan berkelanjutan.

Tengku Sahdana berharap UP2K Labu Lomak dapat terus di kembangkan untuk pemberdayaan masyarakat tentunya untuk peningkatan pendapatan keluarga, tandasnya.(Lubis/MK)
Share:
Komentar


Berita Terkini