SUMUT

NASIONAL

Kepala UPT Buat Resah Kepala Sekolah, Kadis Pendidikan Sumut Malah Diduga Melindungi

Selasa, 04 Juni 2019 | 16.34 WIB
Kali Dibaca |

Kantor Cabang Dinas Stabat

Langkat- metrokampung.com
Kepala UPT (Unit Pelaksana Teknis) Dinas Pendidikan Sumut atau sekarang disebut Kepala Cabang Dinas Stabat, Robby Rezeki, MPd dikabarkan telah membuat resah para kepala sekolah di Kabupaten Langkat.  Bahkan, Robby dituding telah mencatut nama Wagubsu, Musa Rajecksyah (Ijeck) untuk menakut-nakuti para kepala sekolah di sana terkait dengan isu penggantian kepala sekolah SMA/ SMK di Kabupaten Langkat.

Seperti yang dilansir wartawan, Kepala Cabang Dinas Stabat beberapa waktu yang lalu telah menyebarkan berita tentang akan adanya pergantian kepala sekolah. Untuk meyakinkan para kepala sekolah, dia bahkan tidak segan-segan mencatut nama Wagubsu sebagai pejabat yang akan melakukan pergantian tersebut.

Menurut informasi, para kepala sekolah di Langkat langsung cemas terhadap pergantian yang dilakukan, karena menurut Robby, pengganti mereka nantinya adalah para kepala sekolah yang didatangkan dari Kota Medan yang notabene adalah para pendukung Edy Rahmayadi – Musa Rajekshah (Eramas) pada saat Pilgubsu lalu.

Keresahan para kepala sekolah di Langkat tersebut, menurut sumber sudah diketahui oleh Wagubsu. Malah oleh Wagubsu Musa Rajekshah sudah pula dilakukan pertemuan, beberapa hari lalu, dengan mempertemukan berbagai pihak.

Dalam pertemuan yang dihadiri Kadis Pendidikan Sumut Arsyad Lubis, Kepala Cabang Dinas Stabat Robbi Rezeky, MPd dan beberapa orang yang mendengar pernyataan tentang pergantian kepala sekolah itu, Wagubsu Ijeck meminta Kadis Pendidikan untuk memberhentikan Robby sebagai Kepala Cabang Dinas Stabat, Karena perbuatannya telah membuat resah, dan mencemarkan nama Wagubsu.

Namun begitu, Kadis Pendidikan Sumut sampai saat ini belum juga mencopot Kepala Cabang Dinas Stabat tersebut. Hal inilah yang memunculkan dugaan, Kadis Pendidikan memang senagaja ‘memelihara’ para pejabat seperti ini sebagai alat untuk mencari dana dari para kepala sekolah, sebab dengan dihembuskannya isu akan dilakukannya mutasi, maka para kepala sekolah akan resah dan segera akan mencari perlindungan.

Saat ditanya Jumat malam pekan lalu, Wagubsu Ijeck, tidak mau berkomentar banyak. Namun dia mengakui adanya peristiwa itu, dan kini masih menunggu proses dari Kadis Pendidikan Sumut.

Sedangkan Kadis Pendidikan Sumut Arsyad Lubis tidak berkenan mengomentari persoalan ini. Dia tidak pernah membalas panggilan telepon dan SMS, sehingga terkesan melindungi sang oknum Kepala Cabang Dinas tersebut.

Sementara itu, Ketua Komisi A DPRD Sumut, Muhri Fauzi Hafiz ketika dimintai tanggapan dan komentarnya, Senin (3/6), kepada metrokampung mengatakan, mendukung sikap Wagub untuk segera memberhentikan Kepala Cabang Dinas Stabat yang telah mencatut namanya tersebut dalam persoalan mutasi Kepala sekolah di Kabupaten Langkat.  Berhenti yang dimaksud adalah dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Cabang Dinas Stabat Dinas Pendidikan Sumut, karena seharusnya proses mutasi adalah bagian dari upaya untuk meningkatkan kinerja, bukan bagian dari politik "balas dendam" yang meresahkan para kepala sekolah.

“Seharusnya dasar mutasi adalah prestasi. Jadi, jika benar kepala Cabang Dinas Stabat telah membuat resah para kepala sekolah SMA/ SMK di kabupaten Langkat, maka sudah sepantasnya oknum tersebut dinonjobkan,” ujarnya. (BD/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru