SUMUT

NASIONAL

Babinsa 16-Laguboti-Kodim 0210/TU Bersama Warga Normalisasi Saluran Irigasi Pertanian

Rabu, 03 Juli 2019 | 14.43 WIB
Kali Dibaca |


Tobasa-metrokampung.com
Saluran irigasi menjadi sarana vital dalam objek pertanian, jangan pernah menghayal akan memanen hasil, jika air tak menyentuh lahan pertanian anda.

Hal ini terpantau pada wilayah Desa Pardomuan Nauli Kecamatan Laguboti Kabupaten Tobasa, Provinsi Sumatra Utara, mendapat perhatian khusus dari Babinsa 16-Laguboti-Kodim 0210 Tapanuli Utara

Tampak pada selasa (2/7/2019), anggota Babinsa 16 Laguboti turun langsung bersama warga melakukan pengerukan pada saluran irigasi yang tersumbat.

"Ini merupakan pendampingan terhadap terwujudnya ketahanan pangan, kita mengambil peran agar produksi pertanian ini terhindar dari kering kerontang, yang berpotensi gagal panen.



Kami disini menjalankan perintah Panglima agar TNI berperan aktif menjaga produktivitas pangan khususnya pertanian, "kata Serda Fernando Siahaan kepada wartawan.

Babinsa Koramil 16/Laguboti jajaran Kodim 0210 Tapanuli Utara, yang dipimpin Serda Fernando Siahaan, melaksanakan normalisasi saluran irigasi pada Dusun Lumban Ria-ria, Desa Pardomuan Nauli, Kecamatan Laguboti pada Selasa (2/7/2019).

Sebelumnya, saluran irigasi tersebut amblas mengakibatkan saluran irigasi bocor, padahal saluran irigasi itu dimanfaatkan oleh petani setempat untuk mengairi sawah  seluas 65 hektar.

Fernando mengatakan, bahwa selama saluran irigasi tersebut amblas dan bocor,  pengairan di lahan mereka tidak maksimal.

"Sehingga para petani sepakat melakukan perbaikan saluran irigasi dengan swadaya secepatnya," ujarnya.

Sementara itu, Komandan Koramil 16/Laguboti, Lettu Inf Alomoan mengatakan, bahwa keberadaan Babinsanya dalam kegiatan tersebut adalah  membantu mempercepat proses perbaikan saluran irigasi tersebut agar pengairan pertanian kembali normal.

Ia mengapresiasi langkah cepat Babinsa Pardomuan Nauli dan masyarakat sekitar dalam mengatasi saluran irigasi yang amblas dan bocor di desa binaannya.

"Karena kalau dibiarkan akan berdampak pada menurunnya produksi pertanian di wilayah tersebut.

Seperti diketahui,  Kabupaten Tobasa penyandang predikat lumbung padi untuk wilayah Sumatera Utara, tentunya harus eksis dalam menjaga produksi pertanian.

Untuk itu, kepada Babinsa yang memiliki eksistensi membantu petani dalam menangani kendala pertanian sekecil apapun, "patut diapresiasi, ujarnya.(e/mk)

Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru