SUMUT

NASIONAL

Bumdes Mozaik Desa Pematang Serai, Pantas menjadi Contoh di Kabupaten Langkat

Selasa, 09 Juli 2019 | 19.22 WIB
Kali Dibaca |

Menyisihkan Sedikit Laba BUMDES Untuk Warga Miskin : Unik memang, sebagian dari keuntungan BUMDES disisihkan pula untuk membantu warga yang miskin dan kurang mampu.(Foto : Budi Zulkifli)

Langkat- MetroKampung.Com
Dari 240 desa yang ada di Kabupaten Langkat, Desa Pematang Serai adalah salah satu desa yang sudah berhasil dan  transparan dalam pengelolaan Dana Desa (DD). Karena itu, kita pantas merasa salut dan bangga dengan Pemerintah Desa Pematang Serai, apalagi kepala desanya, Rahmad Syah SE memang dikenal sebagai kepala desa yang cerdas, ramah dan bersahaja.

Kepada MetroKampung.Com saat bincang- bincang, beberapa waktu yang lalu, dia pernah mengatakan, masyarakat sekarang sudah cerdas.  Karena itu, sudah tidak bisa lagi dibohongi.

“ Ya, masyarakat sekarang sudah cerdas.  Jadi, sudah tidak bisa lagi dibohongi,” ujarnya saat itu.

Karena itu, apa yang dikerjakannya selalu dipublikasikan (dipampangkan), sehingga bisa diketahui oleh masyarakat luas. Selain itu, apa yang dikerjakan adalah untuk masyarakat banyak, bukan untuk kepentingannya pribadi.

Sayang, umurnya tidak panjang. Rahmad menghembuskan napasnya yang terakhir karena sakit setelah sempat dirawat di RS Putri Bidadari, Stabat, Selasa pagi (9/7). Karena itu, semua karya dan prestasinya hanya tinggal kenangan.

Rahmad, begitu dia biasa dipanggil, lahir di Pematang Serai, 16 Agustus 1975.  Cita- cita dan harapannya memang ingin memajukan desanya.

Semoga apa yang dilakukannya mendapat berkah dan ridho oleh Allah SWT, sehingga  diterima sebagai amal ibadah yang baik dan mendapat balasan pahala yang berlipat ganda dariNya, amin.

BUMDES Terbaik dan Pantas Jadi Contoh di Kabupaten Langkat

Untuk mengangkat perekonomian desa dan masyarakatnya, Rahmad bersama Pemerintah Desa Pematang Serai mendirikan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES). BUMDES itu diberi nama Mozaik dan bergerak di bidang simpan pinjam, penyewaan peralatan pesta, usaha dagang dan pengelolaan usaha- usaha pertanian dan kelautan.

Uniknya, sebagian dari keuntungan BUMDES tersebut disisihkan untuk membantu warga yang miskin dan kurang mampu. Tentu saja program itu disambut baik warga, sebab memang benar- benar positif dan membantu masyarakat.

Hasil karyanya antara lain adalah membangun drainase (paret) sebagai upaya untuk mengatasi banjir, dimana hampir 70 % Dana Desa Pematang Serai dialokasikan untuk mengatasi banjir, misalnya untuk membangun dan memperbaiki draenase/ paret.

“Nah, dari sini, draenase dimanfaatkan untuk pengembang- biakan ikan lele. Ini jelas salah satu Program Inovasi Desa yang dijalankan. Selain itu, mereka pun membuka kebun merica,” ujarnya,

Kepala Dusun VI, Jumain mengatakan, bukan hanya itu. Unit Simpan Pinjam juga sudah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, termasuk para pedagang keliling (pedagang along- along), seperti pedagang sayur keliling dan pedagang es keliling.

“Ya, alhamdulilah sudah banyak yang merasakan manfaatnya.  Jadi, benar- benar hebat dan membanggakan kinerja kepala desa kami ini,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua BUMDES, Ishak alias Olo mengatakan, warga diberi bibit ikan untuk dikembangbiakan. Hasilnya diberikan kepada warga, tapi modalnya dikembalikan untuk diberikan kepada warga yang lain.

Selain itu, warga diberi modal untuk berdagang. Jadi, warga hanya tinggal menjalankan saja, misalnya berdagang es atau sayuran keliling.

“ Ya, warga hanya tinggal menjalankan saja.  Hasilnya, 40 % untuk warga, 5 % untuk lapak jualan dan 5 % lagi untuk perawatan peralatan dan lain- lain.  Sedangkan sisanya, 50 % lagi untuk BUMDES,” ujarnya.

Uniknya, mereka pun menyisihkan sedikit laba dari BUMDES itu untuk membantu warga yang miskin dan kurang mampu.

“Ya, keuntungannya, kami sisihkan lagi sedikit untuk membantu warga miskin dan kurang mampu. Alhamdulillah, bisa membantu mereka yang miskin dan kurang mampu itu,” ujarnya.

Benar- benar hebat dan luar biasa, sehingga pantaslah kiranya BUMDES Mozaik ini didaulat menjadi BUMDES terbaik dan percontohan di Kabupaten Langkat. (BD/MK)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru