SUMUT

NASIONAL

Camat Lima Puluh Lakukan Pembenahan Administrasi dan Personil

Kamis, 18 Juli 2019 | 15.52 WIB
Kali Dibaca |

Camat Lima Puluh Adri Aulia Harahap (kiri) dan Kades Sumber Padi Effendi Saragih (kanan).

Batubara - Metrokampung.com
Setelah dilantik sebagai Camat Lima Puluh, Adri Aulia Harahap , S.STP  menyatakan langkah prioritas yang akan ditempuhnya adalah melakukan pembenahan administrasi dan personil.

Ketika ditemui di Kantor Desa Sumber Padi, Kamis (18/07) saat meninjau persiapan lomba desa percontohan  Adri mengatakan pihaknya akan segera mengumpulkan Kades se Kecamatan Lima Puluh senin depan. Tujuannya agar tercipta keseragaman administasi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dikatakan mantan Kasubbag Protokoler Bagian Humas Setdakab Batubara tersebut dirinya akan melakukan pembenahan seperti yang dilakukan sebelumnya  di Bagian Humas.

Pembenahan yang dilakukan dari segi administrasi pemerintahan  desa. Perlu juga  diketahui data dan  potensi desa yang perlu dikembangkan dari setiap desa.

"Kedepan akan dilakukan gotongroyong bergilir ke desa-desa seminggu sekali. Saat gotongroyong kita akan melihat potensi yang dapat dikembangkan  di desa tersebut", ujar Camat Lima Puluh.

Terkait Desa Sumber Padi yang diikutkan sebagai calon desa percontohan dikatakan Adri memiliki banyak potensi yang layak dikembangkan.

Salah satu potensi yang ada adalah potensi industri rumah yang dikelola PKK desa melalui Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K).

Di Desa Sumber Padi saat ini terdapat 3 komoditas industri rumah yakni rengginang, stik daun ubi dan bakery (roti).

Kelompok industri tersebut dikatakan Adri akan dikembangkan dengan menggandeng instansi terkait seperti Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Kesehatan, B POM dan MUI.

Melalui instansi tersebut akan diurus seluruh ijin-ijin seperti P.IRT. Untuk mendapatkan P.IRT harus diuji dahulu  oleh  B.POM serta Dinas Kesehatan  RI dan serifikasi halal dari MUI.

" Ini sesuai dengan salah satu visi misi Bupati Batubara yakni mendukung masyarakat industri", tambah Adri.

Menyinggung bahan baku industri rumah di Desa Sumber Padi, Kades Effendi Saragih mengatakan di Sumber Padi tersedia 60 ha lahan kebun ubi.

Sedangkan untuk pemasarannya saat ini diedarkan ke berbagai daerah di Sumatera Utara bahkan sampai ke Riau.

"Kedepan akan kita usulkan pembuatan rest area di Jalinsum Desa  Sumber Padi yakni di depan SPBU Sumber Padi dengan memberdayakan para pedagang yang selama ini membuka usaha ditempat itu", pungkas Adri. (ea.ps/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru