SUMUT

NASIONAL

Gawat! Sumut Darurat Narkoba Terparah Kedua di Indonesia

Jumat, 19 Juli 2019 | 13.16 WIB
Kali Dibaca |


Rapat koordinasi dan sosialisasi kepada puluhan kepala desa dan lurah tentang bahaya narkoba

Binjai - metrokampung.com
Tiga instansi yaitu, Badan Narkotika Nasional, Kepolisian Resort Langkat dan Kodim Kabupaten Langkat, melakukan koordinasi dan sosialisasi kepada puluhan kepala desa dan lurah.

Kegiatan ini dalam rangka pencanangan desa bersih narkoba tahun 2019, berlangsung di Gedung Akper Pemkab Langkat, di Stabat, Kamis (18/7/2019) kemarin.

Dari rapat koordinasi ini, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Langkat, AKBP Dr H Ahmad Zaini, mengungkapkan data 11 ribu orang terjerat lingkar bahaya narkotika di Kabupaten Langkat.

Data termasuk pecandu, pengedar, mau pun penjual sabu perusak generasi bangsa.

"Dari data yang terhimpun bahwa pecandu narkoba di Sumatera Utara peringkat kedua terbesar di Indonesia. Jumlahnya mencapai sekitar 350.000 orang. Khususnya Kabupaten Langkat terdata 11.000 terlibat narkotika," ungkapnya.

Ke depan, Badan Narkotika Nasional (BNN) Langkat akan membantu pemerintahan desa dalam memberantas narkoba di desa-desa, agar bersih narkotika. Karena selama ini peredarannya tidak hanya di kota, melainkan sudah merambah merusak generasi di pedalaman desa-desa terkecil.

"Kepala desa dan lurah perlu serius membuat desa wilayah bebas narkoba, kami akan bantu bersama turut serta memberantas narkoba hingga ke desa-desa," katanya.

Kapolres Langkat, AKBP Doddy Hermawan, menyampaikan hal senada dengan Kepala BNN, bahwa pihaknya bersama BNN Langkat dan Kodim siap membantu kepala desa dan lurah dalam pemberantasan narkoba di desa.

"Kepada Kepala Desa Namo Sialang Rasliadi Sembiring, saya ucapkan terima kasih, karena sudah turut membantu memberantas narkoba di desanya dengan program Kampung Bebas Narkoba," katanya.

Dandim 0203 Langkat, Letkol Inf Syamsul Alam menyampaikan, Kodim 0203 akan mendampingi masyarakat, pihak desa serta lurah mengawasi dan bertanggung jawab memberantas narkotika.

Katanya lagi, TNI, Polri dan BNN siap membantu kepala desa dan lurah sehingga tidak perlu takut memerangi narkotika.

Sekretaris Pemerintahan Masyarakat Desa (PMD) Langkat, Mirza, menyampaikan sejauh ini pihak Pemkab telah melakukan pemanfaatan dana desa dari pemerintah pusat untuk mencanangkan desa bebas dari narkoba. Hal ini diterapkan melalui pembuatan baleho imbauan dan spanduk-spanduk dalam pencegahan dini bahaya narkotika, penyuluhan rutin berkala kepada masyarakat desa.

"Kami juga telah buat pembangunan pos Kamling guna mengantisipasi masuknya orang luar, sehingga dapat mencegah dan deteksi dini peredaran dan transaksi narkoba," pungkasnya. (bbs/mk/fit)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru