SUMUT

NASIONAL

Misteri Kematian Boru Siagian, Ada SMS: "Uda Puas Aku, Nanti BPKB Sama STNK Kuantar ke Kuburan"

Minggu, 28 Juli 2019 | 15.48 WIB
Kali Dibaca |

Jenazah Eriawati Siagian sebelum dievakuasi ke RS Bhayangkara Medan

Sunggal - metrokampung.com
Eriawati br Siagian (56), ditemukan tewas dengan kondisi tangan terikat dan mulut tersumpal kain, Minggu (28/7/2019) pagi. Wanita malang itu disebut-sebut baru dua minggu tinggal di rumah kontrakan tersebut.
Sebelumnya, Eriawati dan suaminya yang disebut bermarga Sirait, tinggal di Jalan Abadi No 57 A, tak jauh dari rumah yang dikontrak saat ini.

Namun, karena rumah tersebut terbakar belum lama ini, Eriawati dan suaminya pun terpaksa pindah.

“Baru sekitar dua minggu yang lalu lah terbakar. Terus pindah ke sini,” kata jiran tetangga.

Tapi, di rumah kontrakan yang baru tersebut, Eriawati tinggal dengan seorang pria berinisial AM.

Menurut salah seorang keluarga Eriawati, AM adalah orang yang dulu sempat tinggal di gereja, tak jauh dari kediaman Eriawati. Sedangkan suami Erawai, saat ini dikatakan sedang berobat ke Jakarta.

“Suaminya dibawa anaknya ke Jakarta, karena suaminya udah tua, udah sakit-sakitan. Kalau boru Siagian ini isteri kedua, mereka menikah pun udah tua, jadi nggak ada anak. Di sini dia tinggal sama si AM,” kata salah seorang warga yang mengaku bermarga Nainggolan.

Eriawati sehari-harinya dikatakan membuka usaha koperasi simpan pinjam. Menurut Nainggolan, di rumah itu sering terlihat banyak sepedamotor ataupun mobil. Semua barang-barang bergerak itu hanya agunan dari si nasabah yang meminjam uang kepadanya.
Namun, saat Eriawati ditemukan tewas, berdasarkan keterangan pihak keluarga, tak satu pun barang-barang berharga di sana yang hilang.

“Nggak ada yang hilang katanya, rumahnya pun nggak ada yang rusak. Karena pintu semua terkunci,” jelas Nainggolan.

Salah satu temuan janggal dalam pembunuhan itu adalah, ditemukannya satu SMS aneh di HP milik Eriawati.

“Nggak ada namanya di HP itu. Tapi isi pesannya, ‘Udah puas aku, nanti BPKB sama STNK kuantar ke kuburan’. Makanya, mungkin bukan orang jauh pelakunya ini,” duga Nainggolan dan beberapa warga di sana.

Saat ini, jenazah Eriawati sudah dievakuasi petugas ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk diotopsi. Sementara warga dan pihak keluarga masih ramai mendatangi lokasi. (fit/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru