SUMUT

NASIONAL

Penjaga Sekolah Ajak Anaknya Curi Lembu

Rabu, 03 Juli 2019 | 18.15 WIB
Kali Dibaca |

Barang Bukti :  Inilah barang bukti 1 ekor lembu betina yang dicuri tersangka pelaku.(Foto :  Budi Zulkifli)

Langkat- MetroKampung.Com
Seorang PNS yang bekerja sebagai penjaga sekolah di SD Negeri 050677 Besilam Lembasa, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, Saiman (40), diduga sebagai tersangka pelaku pencurian lembu milik Semi (68), seorang janda, warga Dusun II Desa Paya Lumpur, Desa Mekar Jaya, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat. Sayang, tersangka belum bisa diamankan pihak yang berwajib, karena keburu kabur setelah mengetahui aksinya terbongkar.

Menurut informasi yang diterima dari masyarakat, Semi telah kehilangan 1 ekor lembu pada hari Kamis (4/4) yang lalu. Namun hal itu tidak langsung dilaporkan ke Polisi. Korban bersama keluarganya lebih memilih untuk mencari sendiri siapa yang telah mencuri lembunya.

Nah, setelah bertanya dan melacak kesana- kemari, baru pada hari (30/6) yang lalu diketahui bahwa lembu korban sudah dicuri oleh Saiman, yang notabene adalah warga sekampung korban. Untuk itu, korban pun langsung melaporkan hal itu ke Polsek Stabat, Senin (1/7).

Kepastian itu diperoleh setelah korban bertanya kepada Musiono, seorang agen lembu yang ada di desa itu.  Musiono mengaku ada membeli lembu dari Sarimin.  Namun, lembu itu sudah dijual Musiono kepada seorang petani yang bernama Ranto Lubis dengan harga Rp. 12 juta.

Sedangkan Sarimin ketika ditanya mengaku membeli lembu itu dari Syamsul.  Nah, ketika ditanya Syamsul pun menfgaku membeli lembu itu dari Saiman.  Jadi, bisa disimpulkan Saiman-lah yang telah mencuri lembu korban.

Ironisnya, saat aberaksi, saiman ikut membawa anaknya, Nico yang masih di bawah umur (17 tahun).   Jadi, secara tidak langsung Saiman sudah mengajari anaknya untuk mencuri. Bukannya memberikan contoh yang baik, Saiman justru memberikan contoh yang buruk kepada anaknya itu.
Nah, Kapolsek Stabat, AKP. B. Girsang ketika dikonfirmasi di kantornya, Rabu (3/7), membenarkan informasi tersebut. Namun, dia pun menegaskan belum bisa memberikan keterangan, karena korbannya masih dalam pemeriksaan.

“Ya, betul, itu korbannya masih diperiksa,” ujarnya singkat sambil tersenyum.

Karena melarikan diri, Polisi pun terus memburu tersangka.  Sedangkan anaknya, Nico masih ada di rumahnya.(BD/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru