SUMUT

NASIONAL

Bupati Zahir Luncurkan Buku Bertepatan Ultahnya ke 51

Kamis, 30 Januari 2020 | 00.07 WIB
Kali Dibaca |


Medan-Metrokampung.com
Buku berjudul " Zahir Membangun Batu Bara, Antara Potensi dan Tantangan" hasil karya tulis Syaiful Syafri, MM yang juga Ketua Tim Bupati Untuk Percepatan Pembangunan (TBUPP) Batu Bara diluncurkan di hotel Grand Inna Jalan Balai Kota Medan, Rabu (29/01/2020).

Buku tersebut merupakan buku kedua yang diluncurkan Bupati Kabupaten Batu Bara Ir. H. Zahir, MAP. Peluncuran tersebut disetting bertepatan dengan ulang tahunnya ke 51.

Melalui buku tersebut Bupati Zahir menceritakan tentang potensi  geografis Kabupaten Batu Bara yang menyimpan sejumlah potensi sumber daya alam dan sumber daya lainnya yang sangat menjanjikan apabila dikelola secara profesional.

Sedangkan potensi lainnya, Kabupaten Batu Bara merupakan miniaturnya Sumatera Utara dengan penduduk yang berasal dari berbagai suku.


Di Kabupaten yang mekar dari Kabupaten Asahan terdapat berbagai suku bangsa seperti Melayu, Jawa, Karo, Simalungun, Batak Toba, Mandailing, Aceh, India, Banjar dan Tionghoa.

Penduduk Kabupaten Batu Bara mayoritas memeluk agama Islam dengan 87,40 %, Disusul Kristen Protestan 9,93 %, Katolik 2,23 %, Budha 0,32 % dan Hindu 0,02 %  yang hidup rukun dan damai.

Potensi Kabupaten Batu Bara menjadi sangat strategis ketika tahun 2018  Presiden RI Ir.  H. Joko Widodo mengeluarkan Peraturan Presiden No 81 Tahun 2018 yang menyatakan bahwa Pembangunan Industri dan Pelabuhan Intarnasional Kuala Tanjung dipercepat pelaksanaannya.

Hal tersebut diwujudkan  dengan dipercepatnya pembangunan infastruktur jalan Tol  dari Bandara Internasional Kuala Namo menuju Pelabuhan Internasional Kuala Tanjung Kabupaten Batu Bara.

Demikian juga dengan jalur kereta Api dari Sei Mangkei Simalungun menuju Kuala Tanjung telah selesai dikerjakan.

Kemudian Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menjadikan Kecamatan Lima Puluh dan Kecamatan Tanjung Tiram menjadi daerah kawasan strategis Provinsi.

Dengan berbagai potensi tersebut kelak  Kabupaten Batu Bara akan  menjadi daerah 'dollar' untuk empat tahun mendatang.

"Ini perlu disikapi oleh Pemkab Batubara dan masyarakatnya", ujar Bupati.

Peluncuran buku tersebut dilaksanakan bersamaan  dengan perayaan hari ulang tahun Bupati Batu Bara yang genap berusia 51 Tahun.

Menurut Zahir selama ini hari ulang tahunnya tidak pernah dirayakan, maka  bisa dikatakan kado istimewa buat dirinya.

"Ulang tahun seperti ini bukanlah dunia saya, maka saya sangat terharu, karena baru pertama kalinya hari ulang tahun saya ini dirayakan", ujar Zahir.

Disamping itu Zahir juga menceritakan
pengalaman masa dirinya berusia 14 tahun.

"Saat itu pada tahun 1982 para petani dikampung saya mengalami paceklik, padi - padi yang ditanami petani diserang hama wereng. Sampai - sampai saya harus berjualan daun ubi dan daun pisang. Ini saya lakoni karena saat itu saya menjadi  tulang punggung keluarga", kenangnya.

Dari perjuangan pahitnya itu membuat dirinya berpacu meniti karier dan saat ini dia dipercayakan oleh masyarakat Batu Bara menjadi Bupati Batu Bara periode 2018 - 2023 berpasangan dengan Oky Iqbal Frima, SE sebagai Wakil Bupati.

Hadir pada acara tersebut Kapolres Batu Bara AKBP Ikhwan Lubis, SH. MH, Kajari Batu Bara Mulyadi Sajaen, SH, Dandim 0208 Asahan, mantan Waka Polres Batu Bara yang saat ini Kasie Propam Polrestabes  Medan Kompol Hermansyah Putra, Pimpinan OPD, Camat, Kades/Lurah se Kabupaten Batu Bara, pimpinan perusahaan di Batu Bara dan tokoh pemekaran Kabupaten Batu Bara. (ea.ps/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru