SUMUT

NASIONAL

Bupati Zahir : Penetapan Lokasi Kilang Minyak Di Batu Bara Segera Terbit, Akan Mempekerjakan 25.000 Putra Daerah

Kamis, 16 Januari 2020 | 20.23 WIB
Kali Dibaca |


Batu Bara-Metrokampung.com
Di Kabupaten Batu Bara akan dilaksanakan pembangunan kilang minyak dan Petrokimia Pertamina guna mensuplay kebutuhan PT Pelindo I di pelabuhan multi purphose Kuala Tanjung.

Bupati Batu Bara Ir. H. Zahir M.AP menyatakan bahwa kebutuhan penetapan lokasi (Penlok) pembangunan kilang minyak dan Petrokimia Pertamina yang berlokasi di kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional Kuala Tanjung akan segera ditanda tangani Bupati seluas 1128 Ha.

Hal tersebut disampaikan Kabag Humas Setdakab Batu Bara Alwadif Zamzami, S.STP kepada wartawan, Kamis (16/01/2020) malam.

"Saya mau Perpres 81 Tahun 2018 sebagai percepatan pembangunan industri dari Pelabuhan Internasional Kuala Tanjung segera diwujudkan sebagai bukti tanggung jawab saya sebagai Kepala Daerah",  kata Zahir.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati Batu Bara Ir. H.Zahir, M.AP didepan Menteri Perhubungan RI Ir. Budi Karya Sumadi, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi diwakili Sekda DR. Sabrina, Presiden Direktur dan CEO Pertamina Nicke Widyawati dan Dian Rachmawan pada Rapat Terbatas di lantai 9 Kementerian Perhubungan RI Jl. Merdeka Barat Jakarta Pusat, Kamis (16/01/2020).

"Jika Bapak Menteri Perhubungan minta saat ini ditanda tangani. Hari ini saya siapkan dan saya tanda tangani Penlok untuk Pembangunan kilang minyak dan Petrokimia Pertamina di Kuala Tanjung Batu Bara. Walaupun secara Administrasi belum diselesaikan sehingga tidak ada bahasa bahwa Bupati memperlambat Regulasi Pembangunan industri dan Pelabuhan Internasional Kuala Tanjung sesuai Perpres 81 Tahun 2018",  tegas Zahir.

Saat memimpin Rapat Terbatas, Menteri Perhubungan RI Ir. Budi Karya Sumadi  menegaskan bahwa Pelindo harus segera mengambil langkah-langkah kerja yang terukur.

"Baik Pelindo I maupun Pertamina buat Proposal yang lebih detail, kapan dimulai dan kapan selesai pelaksanaan pembangunan sehingga saya  dapat menjelaskan kepada Bapak Presiden RI Joko Widodo", kata Menteri Perhubungan Budi.

Sementara itu Presiden Direktur dan CEO Pertamina Nicke Widyawati menjelaskan bahwa Kilang minyak dan Petrokimia yang dibangun akan memproduksi 3000 barel minyak perhari dan bersifat ramah lingkungan.

"Kita akan memulai Proyek Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) dengan luas lahan 70 Ha dari 1000 HA yang dibutuhkan", ujarnya.

Kilang Minyak dan Petrokimia akan mempekerjakan 25.000 Tenaga Kerja yang diprioritaskan pada putra daerah Batu Bara sehingga putra putra daerah akan dididik menjadi pekerja profesional yang merasa memiliki perusahaan dan ikut menjaganya.

Direktur Utama Pelindo I Dian Rachmawan menjelaskan Pihaknya bersama Tim dari Pemda Kabupaten Batu Bara telah bekerja di lapangan dan sedang melakukan sosialisasi serta pendataan di 4 Desa yaitu Desa Kuala Tanjung, Kuala Indah, Gambus Laut dan Suka Ramai. Mudah-mudahan kata Dian Rachmawan dalam waktu cepat Peta Bidang dapat diselesaikan agar Penlok diterbitkan Bupati Batu Bara. (ea.ps/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru