SUMUT

NASIONAL

Kantor DP3A Diburbar Preman : Sekdakab Ahmad Muflih, SH Pilih Penyelesaian Secara Kekeluargaan

Jumat, 31 Januari 2020 | 12.09 WIB
Kali Dibaca |


Labuhanbatu, Metrokampung.com
Sehubungan dengan emosionalnya, HB anak mantan Kadis DP3A Ernida Rambe dengan spontanitas melakukan pemecahan kaca jendela kantor DP3A dengan dongkrak mobil karena merasa kecewa yang menimpa ibu kandungnya yang dicopot oleh pemerintah kabupaten Labuhanbatu dari posisinya sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Labuhanbatu, Kamis (30/01/2020).

Dilansir dari pemberitaan sejumlah media  bahwa dalam pengakuan mantan Kadis DP3A pada awak media itu  bahwa pihaknya merasa ditipu dengan/telah menyerahkan sejumlah uang yang  kepada pihak tertentu yang telah ingkari janji atas posisinya selaku Kepala Dinas terhadapnya," terangnya sembari menjelaskan kronologi bahwa tanpa pemberitahuan posisinya sebagai kepala dinas DP3A telah digantikan Tinur Bulan mantan Kadis Kesehatan Labuhanbatu.

Dan akibat arogansi anak mantan Kepala Dinas DP3A tersebut sempat membuat sontak/terkejut sejumlah pegawai ASN yang sedang berada di kantor tersebut usai melaksanakan apel pagi pukul 08 oo wib ternyata Dua kaca jendela kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Labuhanbatu pecah, kaca berserakan dilantai dan para pegawai berhamburan keluar untuk melihat apa penyebab kaca pecah.

Perlakuan anak mantan Kadis tersebut sempat mendapat penanganan pengamanan satpol PP dan pihak kepolisian kabupaten Labuhanbatu untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya namun HB menolak.

"Kalau masalah itu, dirumah saya saja kita selesaikan, saya tidak akan lari," ujar HB dari dalam mobilnya, sembari mengatakan keberatannya.

"Tidak terima saya bang, orang tua saya ditokohi," ujar HB.

Konfirmasi awak media kepada Sekda Labuhanbatu Ahmad Muflih SH terkait sikap arogansi yang dilakukan BH Sekda Labuhanbatu menjelaskan  pada awak media ini via selulernya bahwa penyelesaiannya dengan sistem kekeluargaan.

"Ka. DP3A Tinur Bulan, sudah melaporkan kepada sekda, dan sudah dimintakan penyelesaian secara kekeluargaan kepada keluarga Ernida Rambe untuk memperbaiki kerusakan kantor dan tidak mengulangi perbuatannya," terang sekda melalui selulernya.

Reporter(MK/Rahmat Fajar Sitorus)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru