SUMUT

NASIONAL

Resahkan Warga,PRM Gunting Saga Kecam Aksi Pungli

Kamis, 13 Februari 2020 | 16.41 WIB
Kali Dibaca |

Warga Gunting Saga yang tergabung PRM Jabal Qoshmy gunting saga pasang spanduk di jembatan  tolak/kecam pungli dan pemerasan.  

Labura, metrokampung.com
Masyarakat Gunting Saga menolak dan mengecam, tidak mendukung kegiatan pungli dan pemerasan di jalinsum, kalimat itu tertulis di spanduk yang  terpajang di jembatan Gunting Saga Kecamatan Kualuh Selatan kabupaten Labura, Selasa (11/2/2020).

Kami sudah resah dengan aksi kejahatan di jalinsum ini bahkan pernah kami lihat mereka beraksi mengganggu pengguna jalan seperti pengemudi truk tapi kami tidak kenal hanya melihat postur tubuh nya saja, karena Mereka melanjarkan kejahatan itu di malam hari pada hari gelap,  kata Hamdi Azhar Sipahutar (16) selaku ketua Pemuda Remaja Mesjid (PRM) Jabal Qoshmy Gunting Saga.

Dijelaskan Hamdi, aksi kejahatan itu sudah mengkwatirkan ke pemuda setempat karena menunjukkan sikap yang tidak baik, jadi jangan di kira kami mendukung aksi itu malah sebaliknya kami tidak menginginkan dan tidak mendukung sikap dan aksi kejahatan  seperti itu dan spanduk ini adalah bukti bahwa kami tidak mendukung kegiatan pungli dan pemerasan itu, ucap anak remaja berumur enam belas tahun itu .

Kepala Lingkungan XI Narwin Iskandar selaku pembina PRM Jabal Qoshmy Gunting Saga, mengucapkan terima kasih kepada pemuda remaja mesjid Jabal Qoshmy yang telah menggagas pemajangan spanduk itu, semoga mereka terhindar dari pengaruh aksi kejahatan, dan mendukung remaja mesjid melakukan kegiatan positif yang mengarah kebaikan dan memusuhi kejahatan, tutur kepling di Kelurahan Gunting Saga.

Berharap, kata Narwin, dengan adanya spanduk itu di baca pelaku pungli semoga mengurungkan  aksi kejahatannya dan merupakan tegoran dan himbauan kepada orang tidak kenal (OTK) yang melakukan aksi pemerasan di jalinsum gunting saga ini, kata kepling.

Mendengar Informasi, jajaran polsek Kualuh Hulu menemui para remaja mesjid melakukan silaturahmi, pada pertemuan itu terungkap alasan dengan adanya aksi kejahatan pemerasan di jalinsum gunting saga, berdampak Tercemarnya nama baik Kelurahan Gunting Saga khususnya link.XI akibat adanya pungli dan pemerasan,sehingga anggota remaja mesjid yang semuanya masih pelajar merasa malu,Adanya kata kata kotor yang sering dilontarkan oleh pelaku terhadap supir truk, sehingga remaja mesjid dan masyarakat merasa risih dan resah,Remaja Mesjid sangat prihatin dan kasihan terhadap supir- supir truk.

Kapolsek Kualuh Hulu AKP Sahrial Sirait melalui Whatsapp  mengatakan, Polsek Kualuh Hulu sangat berterimakasih sekali kepada *Remaja Masjid* yang begitu antusias mendukung pemeliharaan Keamanan dan ketertiban di MASYARAKAT dengan adanya dukungan ini berharap para pelaku tidak akan berani lagi *melakukan aksinya*. Namun demikian Pihak Polsek Kualuh Hulu akan tetap serta makin semangat melakukan tugas rutin *PATROLI PADA JAM JAM RAWAN* guna mengantisipasi terjadinya Tindak Pidana 3C ( Curat Curas dan Curanmor ) dan Tindak Pidana Lainnya, tutur Sahrial. (stjg/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru