SUMUT

NASIONAL

Tujuh Kali Disetubuhi Hingga Hamil dan Lepas Tanggung Jawab, Pria Asal Dolok Masihul Ditangkap Polisi

Kamis, 19 Maret 2020 | 07.13 WIB
Kali Dibaca |


Sergai, metrokampung.com
Tujuh kali menyetubuhi pacarnya hingga hamil dan lepas tanggungjawab, seorang pemuda inisial AW (20) warga Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai akhirnya ditangkap Unit PPA Polres Sergai, pada hari Senin (16/3/2020) sekira pukul 16:30WIB.

Pelaku AW ditangkap oleh Unit PPA Sat Reskrim Polres Sergai atas laporan kasus pencabulan anak di bawah umur sebut saja korban nama samaran, Putri (16) warga Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai.

AW Dilaporkan ke Polres Sergai oleh orang tua korban MA(40) warga Kecamatan Teluk Mengkudu, Sergai berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/14/ I /2020/SU/Res Sergai pada tanggal 8 Januari 2020 Atas perbuatan pelaku kepada anak pelapor.

Informasi yang diperoleh, kejadian bermula pada bulan agustus 2019, tepatnya sekira pukul 19:00WIB. Dimana korban bunga di jemput bersama temannya bernama ML dan langsung menuju Desa Payalombang, Kecamatan Tebingtinggi dengan tujuan nonton hiburan keybroad.

Setelah pukul 22:00WIB. Korban bertemu dengan pelaku AW dan melanjutkan untuk menonton hiburan keybroad hingga pukul 00:00WIB malam. Karna merasa kemalaman pelaku AW mengajak korban sebut saja putri untuk menginap di hotel Sukadamai Indah Kecamatan Seibamban,Sergai

Saat berada di Hotel Pelaku AW merayu korban untuk melakukan hubungan suami istri dan karena kepolosan korban akhirnya Pelaku AW berhasil menyetubuhi korban hingga 2 kali pada malam itu.

Selang tiga hari kemudian korban di jemput lagi oleh pelaku AW dan di ajak ke hotel yang sama dan melakukan persetubuhan layaknya suami istri sebanyak 2 kali. Singkat cerita. Ketujuh harinya korban kembali di ajak oleh pelaku dengan hotel yang sama dan melakukan hubungan badan sebanyak 3 kali.

Setelah mengetahui korban hamil, Korban Putri menceritakan kepada pelaku AW bahwa dirinya sedang mengandung janinnya. Namun pelaku tidak mau bertangung jawab atas perbuatanya tersebut. Sehingga korban menceritakan kejadian tersebut kepada orang tuanya dan melaporkan ke Polisi.

Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang SH,Mhum melalui Ps.Kasubag Humas Polres Sergai IPDA Zulfan Ahmadi, SH, Selasa (17/3/2020) membenarkan penangkapan tersebut.

“Pelaku AW ditangkap dalam kasus pencabulan anak di bawah umur hingga korban hamil, namun AW tidak bertangung jawab atas perbuatanya sehingga keluarga korban membuat laporan ke Polres Sergai”.

Saat ini tersangka sudah diamankan Unit PPA Sat Reskrim Polres Sergai guna pemeriksaan lebih lanjut dan dijerat dengan Pasal 81ayat (1)(2) Jo Pasal 76D Subs Pasal 82 ayat (1) dari Jo Pasal 76E dari UU RI No.17 tahun 2016 ttg Peraturan Pemerintah Pengganti UU RI No.1 tahun 2016 ttg Perubahan kedua atas UU RI No.23 tahun 2002 ttg Perlindungan anak dengan acaman penjara paling lama 20 tahun” ungkap Kasubag Humas.(rel/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru