SUMUT

NASIONAL

Yang Menilai TNI - Polri 'Tidur' Soal Virus Corona Berhadapan dengan GM FKPPI

Senin, 30 Maret 2020 | 18.29 WIB
Kali Dibaca |

Ketum PP GM FKPPI, Dwi Rianta Surbakti (tengah pakai kaca mata) di sebelahnya anggota Presidium GM FKPPI Pusat, IR AR Krisman Purba saat Munas GM FKPPI di Bogor baru lalu.

Jakarta, metrokampung.com
Ketua Umum (Ketum) Pengurus Pusat GM FKPPI, Dwi Rianta Surbakti menegaskan, siapapun yang menyalahkan dan menilai bahwa pihak TNI-Polri hanya ‘tidur’ saja soal penanganan virus Corona (Covid-19), akan berhadapan dengan GM FKPPI. Karena penilaian tersebut jelas tidak benar dan hanya akan memperkeruh suasana.

Hal itu disampaikan Ketum PP GM FKPPI, Dwi Rianta Surbakti menyikapi soal pernyataan dari DR Syahganda Nainggolan, Direktur Eksekutif Sabang Merauke dan Doktor Ilmu Sosial di Universitas Indonesia (UI), dalam tayangan di salah satu tivi swasta pada 29 Maret 2020 pukul 21. 32 WIB.

Menurut Dwi Rianta Surbakti, mendengar komentar dari DR Syahganda Nainggolan, yang juga Doktor FISIP UI pihaknya sangat prihatin dengan pernyataan tersebut. Apalagi pihak TN-Polri dinilai masih tidur terkait penanganan Covid 19 yang menimpa NKRI.

“Kami sebagai anak-anak TNI-Polri sangat merasakan jerih payah bapak-bapak kami, mereka berada di garis depan, mulai dari Babinsa dan Babinkamtibmas sampai pimpinan TNI Polri di atas secara diam dan gerilya turut menjaga rakyat agar tidak terjangkit,” jelasnya.

Bahkan kata dia, mereka TNI-Polri sudah berani keluarkan Maklumat agar rakyat tetap di rumah, biarlah TNI-Polri yang bekerja.
 “Karena itu, kami minta agar jangan ada statemen ngawur, sebab itu menyakiti rakyat yang percaya kepada TNI Polri,” tegasnya.

Lebih lanjut GM GKPPI secara tegas menyatakan agar statemen tersebut segera dicabut dan segera minta maaf. “GM FKPPI serukan agar kita menahan diri. Jauhkan perdebatan, tapi kedepankan bertindak, jangan bikin resah rakyat, rakyat butuh tenang, ajak rakyat untuk patuhi maklumat pemerintah,” katanya.

Covid-19 atau virus Corona tambahnya, bisa dilawan. “Kalau kita bersatu, bersatu bukan berkumpul, tapi bersatu berpikir positif dan bertindak solutif. Jangan saling menyalahkan negara termasuk TNI Polri dan  Relawan, tapi saling beri dukungan. Itu yang kami terus kampanyekan,” tegasnya.

Diketahui, GM FKPPI tidak hanya bergerak dalam melakukan penyemprotan disinfektan ke rumah-rumah warga dan tempat ibadah. Tapi juga sudah banyak memberikan bantuan yang dibutuhkan warga, seperti bantuan sembako, alkohol, vitamin, masker dan sarung tangan.

Kampanye dan dukungan moril ke Posko Malang Bersatu Lawan Corona, yang mendistribusikan bantuan dan menggalang bantuan serta relawan yang dikomando langsung oleh Danrem 083 Baladhika Jaya, pihak Polri dan Waketum GM FKPPI, juga terus dilakukan.

“Hal itu adalah langkah konkrit. Bukan hanya wacana dan debat kusir di media. Tapi langkah nyata yang sudah dilakukan TNI-Polri, GM FKPPI serta banyak elemen lainnya. Mari jangan membuat gaduh bangsa ini. Mari gotong-royong melawan Covid-19 ini. Semuanya untuk NKRI,” katanya.(in/dra/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru