SUMUT

NASIONAL

Gugus Tugas Covid 19 Labura Sempat Senang, Hasil Swab 9 Mei Keluar, Pasien Wafat Terkonfirmasi Positif Covid - 19, Ini videonya...

Senin, 11 Mei 2020 | 22.03 WIB
Kali Dibaca |

Juru bicara Gugus Tugas percepatan penanganan covid 19 memaparkan situasi terbaru Covid 19.

Labura, metrokampung.com

Juru Bicara Gugus Tugas percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) menggelar konferensi pers yang berlangsung di Aula Badan penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Labura, Senin (11/5).

Dalam pemaparan juru bicara Gugus tugas covid 19 dr Mimi Andayani memaparkan perkembangan terbaru yang diawali oleh Kepala Dinas Komunikasi dan informatika Kabupaten Labura Drs sugeng menyampaikan , Data terbaru saat ini  ODP (Orang Dalam Pemantauan) di Labura berjumlah 38 orang, dengan rincian 37 orang sudah dinyatakan sehat, dan 1 orang masih dalam pemantauan karantina mandiri selama 14 hari.

Sedangkan untuk PDP (Pasien Dalam Pengawasan) ada 8 orang, dengan rincian 2 orang di nyatakan sehat selama karantina mandiri selama 14 hari berinisial B dan KH, 2 orang dinyatakan negatif hasil swab tenggorokan berinisial S dan R, 1 orang meninggal dalam perjalanan pulang kerumah berinisial R, 1 orang meninggal dunia dan hasil swab tenggorokan dinyatakan positif berinisial N, dan 2 orang meninggal saat akan dirujuk yaitu berinisial R dan S.

“Jadi orang dengan positif Covid-19 di Labuhanbatu Utara terkonfirmasi hingga saat ini berjumlah 1 orang, yaitu berinisial N umur 28 tahun warga kecamatan Aek Natas”dan N ini telah meninggal dunia pada 2 mei lalu di Rumah Sakit Adam malik Medan dan dikebumikan sesuai protokoler di Medan," sebut dr. Mimi.

Dijelaskannya Mimi, kita sempat senang karena mengetahui pada tanggal 4 dan 5 Nihil namun hasil swab keluar pada tanggal 9 Mei itu.


Menanggapi isu yang berkembang di masyarakat atas pemberitaan meninggalnya PDP asal Kecamatan Kualuh Selatan berinisial S di RSUP Adam Malik Medan, ia menyebutkan, bahwanya disaat pasien dirujuak ke RSUP Adam Malik Rapid Testnya Reaktif, dan disaat almarhum meninggal dunia hasil Swab tenggorokan belum keluar dari RSUP Adam Malik, namun jenazah dikebumikan sesuai protokol penanganan Covid-19 dan di kebumikan di Medan.

“Kita doakan dan kita tunggu bersama selama 7 hari kedepan, semoga hasil swab tenggorokan almarhum S negatif," ujarnya.

Diujung paparannya, ia memohon kepada awak media dan masyarakat untuk menghalo-halokan kepada masyarakat agar menerapkan sosial distancing untuk mencegah dan memutus mata rantai Covid-19.

 Dalam konferensi pers itu di  hadiri Kadis Kominfo Labuhanbatu Utara Drs. Sugeng, Sekretaris BPBD, Kabid KIP Diskominfo Labura Fazrin Syah Putra, para awak media, baik media cetak, online dan media elektronik yang bertugas di Kabupaten Labuhanbatu Utara.(stjg/kur/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru