SUMUT

NASIONAL

Camat Barus Jahe : Berbagilah Bila Sudah Mampu, Pemdes Persadanta dan Sikab Salurkan BLT-DD Sebanyak 61 KK

Kamis, 04 Juni 2020 | 21.01 WIB
Kali Dibaca |

Kades Sikab, Kaston Barus Sth. Serahkan BLT-DD kepada warga desanya.
Barusjahe, Metrokampung.com
Pemerintah Desa Persadanta dan Sikab Kecamatan Barusjahe, Kabupaten Karo salurkan Bantuan Langsung Tunai dari Dana Desa (BLT-DD) Tahap I, secara bersamaan, Kamis  (04/06) sekira pukul,10.00 dan 11.00.wib bertempat di Jambur desa masing-masing.

“Sebanyak 30 KK dari 267 KK yang berada di dua dusun penerima BLT-DD dengan penerapan Protokol kesehatan yang ketat. Total anggaran yang disalurkan sebesar Rp.18.000.000. Masing-masing KK menerima BLT sebesar Rp.600.000 yang disalurkan secara tunai,” kata kades Persadanta Usaha Barus.

Kades Persadanta, Usaha Barus serahkan Dana BLT-DD secara simbolis kepada warga desanya.
Usaha Barus menjelaskan bahwa ada beberapa kategori penerima manfaat pada BLT-DD ini, antara lain mereka yang termasuk dalam keluarga miskin non-PKH dan BPNT yang kehilangan mata pencaharian dan atau tidak terdata dan atau ada anggota keluarga yang sakit kronis atau menahun.

“Pendataan dilakukan melalui Kadus dan ditetapkan dengan musyawarah desa, Data penerima-nya pun sudah dibahas dalam musyawarah antara Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, dan Kepala Dusun," jelasnya.

Sementara ditempat terpisah yang tidak jauh berbeda system penyaluranya, Kades Sikab, Kaston Barus.STh, terkait kendala yang dihadapi, Kaston Barus menyebutkan bahwa ada beberapa nama ganda yang tercatat sebagai penerima namun hal ini terpaksa dilakukan pencoretan.

“Puji Tuhan, Pencairan BLT-DD tahap I ini berjalan lancar. Semua masyarakat penerima bisa hadir di Jambur (balai desa/red), namun ada beberapa dari mereka yang terpaksa kami coret namanya karena ada penerima bantuan yang namanya ganda,” ujar Kaston seraya menjelaskan jumlah penerima BL-DD di desa Sikab sebanyak 31 KK dari 420 KK yang mendiami 2 Dusun dengan total anggaran sebesar Rp. 18.600.000. dimana masing masing Kepala keluarga menerima sebesar Rp.600.000,-.

Meski demikian, Ia menegaskan pencoretan nama itu diiringi dengan memberi pengertian kepada warga penerima, sehingga tidak timbul rasa iri hati atau pertentangan dari masyarakat.

Dalam Kesempatan itu, Anggota DPRD Karo, Kalpin Barus yang turut hadir dalam penyaluran BLT-DD di kedua desa yang merupakan wilayah konsituennya meminta kepada warga penerima BLT-DD agar melaporkan langsung kepadanya apabila jumlah yang diterima tidak sesuai dengan ketentuan.

Camat Barusjahe, Drs.Kalsium Sitepu  didampingi Danramil 01/BJ, Kapt.Arh. Marno dan Bhabinsa Polsek Barusjahe serahkan BLT-DD kepada warga.

“Laporkan kepada saya apabila jumlahnya kurang atau ada aparat desa yang meminta bagian atas bantuan ini,”katanya dan berjanji akan terus mengawal penyalurannya.

Sementara itu, Camat Barusjahe , Drs.Kalsium Sitepu menjelaskan kalau bantuan yang berasal dari Pemerintah tersebut merupakan dana yang seharusnya diperuntukkan membangun desa seperti yang sebelum-sebelumnya. Namun dikarenakan masa Pandemi Covid-19 Corona ini dana tersebut digunakan untuk warga yang kurang beruntung didalam menjalani kehidupan ini.

“Jangan nanti warga beranggapan dan menuduh Kades beserta perangkatnya dan BPD melakukan penyelewengan karna pembangunan phisik  tahun ini agak berkurang,”pesan Kalsium.

Kalsium juga berharap apabila ada ahli waris yang menerima Bantuan Sosial yang termasuk dalam keluarga miskin non-PKH dan BPNT saat ini sudah berkecukupan maka alangkah baiknya diserahkan kepada warga lain yang betul betul membutuhkannya.

“Sifat Gotong Royong merupakan warisan leluhur kita Suku Karo, maka berbagilah bila mampu,”ujar Kalsium mengakhiri.

Hadir dalam acara penyaluran di dua desa berbeda ini , Danramil 01/BJ, Kapten Arh, Marno, Bhabinsa Polsek Barusjahe dan Ketua DPP LAKRI (Lembaga Anti Korupsi Republik Indonesia) Sumatera Utara, Jesaya Ginting beserta sekretarisnya, Jesaya Perangin-angin.(amr/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru