SUMUT

NASIONAL

Dilerai Malah Mau Bacok Polisi, Siagian Ditembak di Dada dan Perut

Kamis, 04 Juni 2020 | 07.49 WIB
Kali Dibaca |

Jairin Siagian saat di rumah sakit.
Toba, metrokampung.com
Jairin Siagian (55), warga Desa Maju, Kecamatan Sigumpar, Kabupaten Toba roboh bersimbah darah setelah ditembak polisi. Dua butir peluru bersarang di tubuhnya.

 Pulaknya, Jairin melukai petugas Kepolisian yang coba mendamaikan pertengkarannya dengan istri dan anaknya, Selasa (2/6/2020) siang.

Peristiwa berawal dari adanya pengaduan warga dari Kepala Desa Maju, Kecamatan Sigumpar, Belman Siagian, ke Polsek Silaen Polres Toba.

 Belman  saat itu datang bersama Desminar Panjaitan (istri Jairin), melaporkan bahwa Jairin Siagian mengancam istri dan anak perempuannya Hotnida Siagian.

Petugas yang menerima laporan, Kanit Patroli Polsek Silaen, Aiptu Manahan Ferdinan Sugiarto Nadapdap didampingi Aipda Hendri Naibaho segera mendatangi rumah Jairin bersama Desminar dan Kades Belman Siagian.

Berdasarkan keterangan Desminar, setiba di rumah dia masuk lebih dulu dan menanyakan keberadaan suaminya kepada adik ipar perempuannya yang saat itu di sana.

“Di dia ito mu eda? (Di mana abang mu dek?)” tanya Desminar kepada adik iparnya itu.

Adik kandung Jairin itu kemudian mengatakan bahwa abangnya sedang tidur di kamar.

Namun, saat Desminar mencari keberadaan suaminya itu, tiba-tiba Jairin mendadak keluar dari dalam kamar sambil memegang parang panjang sekitar 50 cm.

“Bah, ro do ho muse! (Bah! Berani juga juga kau datang rupanya!),"katanya, sambil mengayunkan paranh itu ke arah leher saya,” beber Desminar kepada wartawan.

Melihat parang melayang ke arah dirinya, Desminar pun tak menunggu lama dan langsung berlari ke luar rumah.

Melihat hal itu, Aiptu Manahan Nadadap coba menenangkan Jairin. Alih-alih menuruti permintaan petugas, Jairn malah mengamuk dan balik mengancam Manahan.

“Kau polisi kubunuh kau!” ancam Jairin kepada Aiptu Manahan seperti ditirukan Desminar.

Jairin pun berbalik mengacungkan parang yang dipegangnya ke arah Aiptu Manahan.

Melihat itu, Aiptu Manahan Nadapdap langsung melepaskan tembakan peringatan ke udara. Jairin yang sudah kalap seolah tidak takut lalu menyerang Aiptu Manahan sehingga mengakibatkan petugas tersebut terluka di bagian jari.

“Merasa situasi sudah membahayakan, Aiptu Manahan Nadapdap akhirnya mengambil langkah tegas dan terukur untuk melindungi dirinya dengan menembak sebanyak 2 kali ke arah Jairin Siagian,” kata Kapolres Toba AKBP Akala Fikta Jaya dalam keterangannya melalui Kasubbag Humas Aiptu Khairudin Sukri Yanto, Selasa (2/6/2020) malam.

Dua butir peluru menembus bagian perut dan dada Jairin. Pria itu roboh seketika berlumuran darah.
Warga sekitar yang melihat kejadian langsung melarikan Jairin dan Aiptu Manahan Nadapdap ke RSU Umum Porsea untuk mendapatkan perawatan.

 “Saat ini Polres Toba sedang mendalami motif pelaku yang melakukan penyerangan kepada istrinya dan juga kepada petugas Kepolisian dengan menggunakan sajam,” tambahnya.

Saat ini, Jairin Siagian telah dirujuk ke RS Bhayangkara Medan untuk tindakan medis lebih lanjut. (in/dra/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru