SUMUT

NASIONAL

Bupati Dairi Tegaskan Tidak Ada Mahar untuk Perekrutan Kabinetnya, Eddy Berutu : Lelang JPT Berjalan Sesuai Mekanisme

Rabu, 01 Juli 2020 | 20.43 WIB
Kali Dibaca |


Dairi, metrokampung.com
Masa pemerintahan Eddy Keleng Ate berutu dalam memimpin Kabupaten Dairi 5 tahun kedepan tampaknya sudah semakin terlihat semakin jelas lerubahannya. Tentu hal ini sudah dapat dirasakan masyarakat dari pelayanan publik yang berbeda dari tahun sebelumnya, kesiap siagaan aparatur disetiap OPD bahkan Bupati Eddy Berutu kerap sidak kelapangan guna memastikan pelayanan yang prima terhada masyarakat.

Walaupun kebijakan dan program harus terganggu di tahun 2020 ini disebabkan goyangnya peradaban manusia di seluruh dunia akibat bencana pandemi covid 19 yang mengakibatkan hancurnya berbagai sektor, bahkan setiap pemimpin negara ini mengalami hal sedemikian.

Namun, ditengah tengah bencana yang saat masih mewabah, pemerintah Kabupaten Dairi juga harus tetap menjalankan prosedur pemerintahan guna melanjutkan program program dan kebijakan yang sebelumnya telah disusun, salah satunya adalah menyelenggarakan proses lelang JPT di tingkat OPD seperti diketahui. Dalam rangka penyederhanaan birokrasi tahun lalu pemerintahan Eddy Berutu melakukan kebijakan perampingan organisasi dengan peleburan lima dinas, dilakukan juga untuk efisiensi dan efektifitas kerja organisasi Pemerintah Kabupaten Dairi berdasarkan perda No 04 Tahun 2019 SKPD menjadi 31.

Karena sesuai PP 11 Tahun 2017 pasal 130 ayat 1, dalam hal terjadi penataan organisasi instansi pemerintah, mengakibatkan adanya pengurangan JPT, penataan pimpinan tinggi dapat dilakukan melalui uji kompetensi dari pejabat yang ada oleh panitia seleksi kemudian menghasilkan 17 pejabat yang mengisi JPT dari 31 JPT yang tersedia. Sisa untuk 14 JPT saat ini sudah masuk ketahap 3 besar kabarnya akan selesai dan akan segera dilaksanakan pelantikan bagi yang terpilih sesuai dengan fit and propert test serta dapat dipastikan bahwa proses ini berjalan sesuai dengan aturan tanpa ada intervensi dan pengutipan seperti isu hoax yang beredar saat ini ditengah tengah masyarakat.

Saat ditanyakan terkait posisi personil Pelaksana Tugas (PLT) saat ini apakah sudah bisa menjawab program perubahan yang disampaikannya pada masa kampanye silam, Bupati Eddy Berutu mengatakan bahwa belum sesuai harapan namun sebahagian  sudah bisa berubah mengikuti semangat perubahan dalam pemerintahan baru.

“Ada yang bisa menyesuaikan ke program perubahan meski harus jujur saya sampaikan masih banyak yang belum sesuai harapan kami. Tentunya karena ada mekanisme dan aturan waktu dalam pengisian jabatan  harus diartikan ASN sebagai kesempatan penyesuaian dan memperbaiki diri untuk ikut serta berperan di pemerintahan baru ini," tukasnya.

Bupati Dairi DR .Eddy Keleng Ate Berutu juga berharap dan meminta kepada seluruh masyarakat Dairi agar memberitakan jika ada oknum-oknum yang mengaku dapat memastikan jabatan dengan dalih meminta imbalan, sebab menurutnya salah satu janji kampanyenya adalah tegas tidak ada jual beli jabatan.

"Itu sudah janji saya kepada masyarakat. Jadi tegas saya sampaikan agar masyarakat tidak percaya atau terpengaruh," tegas Eddy.

" Sebenarnya, sebagai pemimpin pemerintahan di Kabupaten Dairi ini, saya membutuhkan para pembantu untuk memimpin program kerja di setiap dinas Untuk mewujudkan perubahan menuju Dairi Unggul. Pemimpin dimasing-masing dinas harus memiliki skill set yang mampu menyelesaikan masalah dan membuat keputusan dengan pemikiran kritis, kreatif dan juga sangat penting adalah karakter kepemimpinan, adaptibilitas dan komitmen untuk mewujudkan Visi Misi saya," tambahnya. (vich/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru