SUMUT

NASIONAL

JKN-KIS Dicabut Pemerintah, Warga Miskin Penderita Gagal Ginjal Histeris

Sabtu, 04 Juli 2020 | 19.09 WIB
Kali Dibaca |

Tiodora Sihombing dan suaminya Ritcan Manulang di depan rumah kontrakan mereka.
Sidikalang, metrokampung.com
Warga miskin yang tinggal di rumah kontrakan Jalan Nusa Indah Blok C Perumnas Simbara Permai Dusun VII, Desa Kalang Simbara, Kecamatan Sidikalang Kabupaten Dairi, Tiodora Sihombing (39)  histeris ketika mengetahui kepesertaan JKN - KIS dirinya dicabut pemerintah.

Didampingi suaminya Ritcan Manullang (43), Tiodoar menuturkan kisah menyedihkan yang dialaminya, Sabtu (4/7/2020) bahwa Kamis (2/7/2020) ketika  berobat ke salah satu dokter keluarga yang merawatnya selama bertahun di Jalan Ahmad Yani kota Sidikalang.

Tiodora yang mengalamj penyakit gagal ginjal kurun waktu 3 tahun lamanya bersama suaminya Ritcan Manullang berharap penuh kepada pemerintah agar keluarganya dimasukkan kembali menjadi peserta JKN - KIS agar perawatan dan pengobatan penyakit yang dialaminya yang sudah berlangsung lama dapat tertolong dan digratiskan.

Ritcan Manullang suami Tiodora Sihombing kepada wartawan mengutarakan harapannya hingga menangis  jika mengingat dirinya dan keluarganya begitu miskin dan sumber mata pencahariannya bekerja sebagai buruh tani.

Diakuinya, untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya  dia tidak tau lagi mau cari dari mana apalagi untuk mencari biaya perobatan istrinya

"Jangankan untuk biaya perobatan istri saya, biaya hidup keluarga ku pun sudah tak bisa lagi dapat kupenuhi apalagi di situasi sulit ini tidak ada lagi orang yang membutuhkan jasa tenaga tani. Sebab saya hanya kerja serabutan buruh tani belum lagi biaya perobatan istri saya yang sudah kondisi kronis. Saya ngutang sana sini hingga tidak bisa saya bayarkan,"ucap Ritcan sedih seraya mengaku selama ini sudah berjuang membawa istrinya Tiodora Sihombing kemana - mana berobat tapi tidak kunjung sembuh.

Ritcan hanya bisa pasrah kepada sang Kuasa agar dirinya dan keluarga diberikan kekuatan menerima keadaannya sebab Ritcan juga mengaku menghadapi situasi dan kondisi keluarganya kerab putus asa.

Kini kondisi istrinya hanya bisa terbaring menahan penyakitnya yang menyebabkan seluruh tubuhnya mengalami pembengkakan selain penyakit gagal ginjal yang dialami istrinya juga ada tulang belakang pinggul mengalami kebocoran dan menimbulkan aroma tidak sedap.

Selain kerap putus asa menghadapi situasi yang dialami keluarganya dengan kondisi penyakit istrinya yang sudah kronis, dia berharap bantuan dari sejumlah pihak terutama pemerintah.
 Pantauan wartawan rumah tinggal Ritcan berukuran cukup kecil, kondisinya sangat memprihatinkan. (in/dra/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru