SUMUT

NASIONAL

Anggaran Pulsa Belajar Daring Siswa SMAN 1 Pakam Rp 45 Juta

Rabu, 19 Agustus 2020 | 16.27 WIB
Kali Dibaca |

Kepala SMAN 1 Lubuk Pakam, Ramli Siregar memaparkan pemberian pulsa bagi siswa agar bisa belajar daring pada rapat komite sekolah itu.
Lb Pakam, metrokampung.com 
SMA Negeri 1 Lubuk Pakam akan membagikan pulsa kepada seluruh siswanya.Tujuannya agar belajar daring siswa bisa terus berjalan.

"Pembelian pulsa ini menjadi salah satu prioritas kita. Sebab  belum bisa melakukan belajar tatap muka. Dengan adanya bantuan pulsa, siswa atau orang tua tidak lagi memikirkan biaya pulsa sehingga siswa bisa belajar daring ," jelas Kepala SMAN 1 Lubuk Pakam, Ramli Siregar di hadapan peserta rapat komite sekolah itu, Rabu (19/8/2020).

Untuk mendukung dan memperlancar pendistribusian pulsa, tambah Ramli Siregar, pihaknya sudah bekerjasama dengan Telkomsel. Sedangkan bagi siswa yang selama ini menggunakan kartu telepon seluler lain, nanti pihak Telkomsel akan memberi kartu data baru.

"Agustus ini pulsa sudah dapat kita distribusikan. Saat ini pendataan sedang kita lakukan terhadap 1.182 siswa. Untuk Agustus kita siapkan paket dua minggu, dan untuk bulan September dan seterusnya untuk paket satu bulan dengan 4 GB ," tutur Ramli.

Dijelaskan Ramli, dana pulsa tersebut dapat dialokasikan. Iapun terpaksa menghapus dana Alat Tulis Kantor (ATK) mulai ajaran baru. Sehingga untuk satu triwulan dana pulsa dapat dianggarkan sebesar Rp 45 juta.

"Setelah kita pelajari peraturan, yang bisa kita geser hanya biasa ATK. Makanya sejak ajaran baru, biaya ATK kita nol kan hingga  Desember 2020. Selain itu, sebanyak 103 siswa  mendapat bantuan PIP (Program Indonesia Pintar). Bagi siswa yang tidak memiliki HP Android,  kita menyiapkan semua prangkat di sekolah ," tandasnya.

Ketua Komite SMAN 1 Lubuk Pakam, Idris Sinaga mengapresiasi kepala sekolah yang akan segera membagikan pulsa kepada seluruh anak didik. Sebab hal itu dapat meringankan beban orangtua siswa

" Ini patut kita apresiasi. Apalagi belajar daring memang membutuhkan pulsa. Dan orang tua tidak lagi memikirkan biaya daring anaknya ," ujar Idris.(dra/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru