SUMUT

NASIONAL

Pasca Sinabung Batuk, Pedagang Sayur di Beringin Khawatir Ada Kenaikan Harga

Selasa, 11 Agustus 2020 | 14.24 WIB
Kali Dibaca |

Lahan pertanian warga di Desa Naman, Kecamatan  Namanteram, Kabupaten Karo tertutup abu erupsi Sinabung.
Beringin, metrokampung.com
Sayur dan buah di Kabupaten Karo yang terkena erupsi Gunung Sinabung tak bisa dipanen.  Puluhan hingga ratusan hektar tanaman pertanian tersebut tertutup abu tebal erupsi Sinabung. Seperti cabai merah, cabai rawit, cabai hijau,tomat sayuran. Bahkan, kentang, wortel, jeruk dan tanaman lainnya terancam gagal panen karena layu akibat abu panas.

"Ada tiga kecamatan lahan pertanian warga yang terparah terkena erupsi. Seperti Kecamatan Namanteran, Merdeka dan Kecamatan Brastagi. Akibatnya, petani tak bisa panen bahkan sejumlah tanaman layu dan tak bisa lagi berkembang dan dipastikan gagal panen ," sebut Usahanta Sitepu, salah seorang petani sayuran asal Karo via hape dan WhatsApp kepada wartawan, Selasa (11/8/2020) siang.

Dijelaskan Sitepu, erupsi Gunung Sinabung yang terjadi, Senin (10/8/2020) bukan saja mengganggu aktifitas warga, tapi juga menimbulkan kerugian yang sangat besar bagi petani. Apalagi puluhan hingga ratusan hektar tanaman kentang milik petani berusia  70 hari dipastikan gagal panen.Sebab usia panen kentang harus 100 hari. Begitu juga tanaman wortel yang hampir panen. Belum lagi sayuran yang sudah tertutup abu.

"Panen kentang itu usia 100 hari, saat ini usianya masih 70 hari. Kalaupun dipanen pasti hasilnya masih kecil-kecil ," papar Sitepu seraya menyebutkan bahwa beberapa hari kedepan hasil pertanian dari lahan yang terdampak langsung erupsi Gunung Sinabung tak akan berproduksi.

Pantauan, Selasa (11/8/2020) harga kebutuhan dapur tersebut di sejumlah pasar tradisional Deli Serdan masih normal, namun beberapa hari kedepan dipredikasi harganya akan melonjak karena minimnya pasokan.

Maya Hidayati, salah seorang grosir sayuran di Kecamatan Beringin, Kabupaten Deliserdang mengakui jika harga sayur mayur dan cabai masih normal.

Seperti cabai merah masih diharga Rp 22 ribu per kg, cabai rawit Rp 32 ribu per kg, cabai hijau Rp 19 ribu, tomat Rp 5 ribu, kentang Rp 8 ribu, wortel Rp 5nribu, bawang merah Rp 18 ribu, bawang putih Rp 15 ribu, Kol Rp 3 ribu, sawi pahit Rp 7 ribu, sawi manis Rp 5 ribu, dan sawi putih Rp 4 ribu per kg.

"Kalau besok atau beberapa hari kedepan kita belum tau.Bukan tidak mungkin akan terjadi lonjakan harga, karena pasokan dari Kabupaten Karo tak seperti biasanya ," ungkap Maya didampingi suaminya James Sitompul  ditempat usahanya di Desa Karang Anyar, Kecamatan Beringin, Selasa (11/8/2020).(dra/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru