SUMUT

NASIONAL

Tanggapi Kasus Mak Lolo, Komisi III DPR RI: Minta Kapoldasu Agar Arif dan Bijaksana

Selasa, 13 Oktober 2020 | 10.57 WIB
Kali Dibaca |



Pakpak Bharat, metrokampung.com
Saya mendapat laporan dari warga, bahwa ada oknum kepolisian  yang tidak netral  dalam Pilkada (red: pemilihan kepala daerah) Pakpak Bharat.

Menurut saya ini cara yang tidak baik. Saya akan sampaikan pada Kapolri dan Kapolda. Dalam Pilkada, Polri berjanji netral, karena memang Undang-undang mengatur mereka untuk tidak berpihak”.

Demikian pernyataan tegas anggota komisi III DPR-RI, Hinca Pandjaitan saat mengunjungi posko pemenangan Sonni Berutu dan Ramlan (SORA LEBBUH) dalam kegiatan resesnya di Pakpak Bharat , Senin (12/10/2020).

Hinca juga meminta kepada pihak kepolisian agar menindak lanjuti dan memprosesnya untuk menghentikan segala bentuk usaha yang diduga mengintimidasi masyarakat karena  berbeda pilihan.
Hinca menjelaskan berbeda pilihan dalam pilkada adalah hal yang wajar karena hal demikian adalah bagian demokrasi.

“Saya melakukan reses ke daerah pemilihan saya Pakpak Bharat. Sudah bertemu dengan Kapolres, kami berdiskusi termasuk  diskusi soal Pilkada. Saya  meminta beliau agar Polres  melaksanakan tugasnya sebagai wasit, menjaga Pesta Demokrasi  Pakpak Bharat berjalan baik.

“Sesuai dengan komisi saya, Kepolisian dan Kejaksaan adalah mitra saya jadi saya concern disana” ucapnya.

Terkait kasus Rasis yang melibatkan seorang warga bernama Hermina (red: mak Lolo) Hinca Panjaitan juga berpesan  agar kepolisian bersikap arif dan bijaksana dalam menangani segala bentuk kasus.

“Saya mendapat laporan mamak Lolo atau ibu Hermina. Saya minta Polda Sumut arif dan bijaksana. Saya sudah cek ke ke Kejaksaan Negeri Sidikalang dimana Pakpak Bharat masih bernaung disana dan mengatakan tidak ada pelanggaran  Undang-undang pemilu/pilkada disana  sehingga kasus ini diarahkan ke pidana umum. Kalau sudah pidana umum berarti unsur kriminal didalamnya. Selesaikan masalah itu. Saya akan minta kepada Plh Kejaksaan agar menghentikan  persoalan seperti ini”, tegasnya.

Tidak lupa kepada warga Pakpak Bharat yang akan menghadapi Pilkada Desember mendatang agar senantiasa bijak dalam bersosial media.

“Meskipun ada euforia dalam Pilkada namun harus mampu menahanan diri dan memberi edukasi yang tulus, setulus hati orang Pakpak Bharat”, pungkas Hinca.(vikram/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru