Pengikut

SUMUT

NASIONAL

Penerbitan Ribuan E- KTP Menjelang Pilkada di Labuhanbatu Disoal

Sabtu, 26 Desember 2020 | 13.45 WIB
Kali Dibaca |



Labuhanbatu, metrokampung.com
Penerbitan ribuan  E-KTP oleh Disdukcapil menjelang Pilkada di Kabupaten Labuhanbatu disoal, pasalnya diduga E-KTP tersebut untuk menambah lumbung suara salah satu Paslon Bupati.

Ketua LSM Pelopor Labuhanbatu Syaiful Bahri Ritonga  Jum'at (25-12-2020) mengatakan  mereka sangat menyesalkan pihak Disdukcapil Labuhanbatu yang banyak mengeluarkan E-KTP disaat menjelang pilkada 9 Desember 2020. 

"Kita sangat menyesalkan pihak Disdukcapil yang banyak mengeluarkan E KTP.menjelang Pilkada,pasalnya kita duga E-KTP itu untuk menambah suara salah satu Paslon di Labuhanbatu," jelas Saiful.

Dijelaskannya,penerbitan E KTP itu tidak sesuai dengan aturan yang berlaku ,sesuai administasi kependudukanyang  diatur didalam undang-undang Republik Indonesia Nomor 24 tahun 2013 perubahan atas Undang-undang Nomor 23 tahun 2006 tentang Administarsi kependudukan yang disebut UU administrasi kependudukan.

Ditambahkannya dugaan Penerbitan E KTP yang diduga untuk menambah suara salah satu paslon dengan adanya postingan yang  Viral dimedia sosial (sosmed) yaitu dua orang warga berinisial Amir dan Atik yang terlihat banyak memegang E-KTP yang telah usai dicetak pihak Disdukcapil Labuhanbatu.

Bahkan tambah Ipul, saat mereka  berkunjung ke kantor Disdukcapil Labuhanbatu Rabu 23/12/2020 Lalu, Kadis Dukcapil Mazni Haiti tidak dikantor,saat dihubungi melalui seluler dan menanyakan terkait viral disosmed tentang banyaknya KTP dikantor pemenangan 03,Mazni haiti menjawab itu tak urusan mereka.

"Kami hanya cetak,saya dirumah sakit konfirmasi saja kabid dukcapil Sahnan," jelas Ipul menirukan ucapan Kadis.

Sahnan saat ditanyakan terkait viral dimedsos KTP beredar di kantor paslon 03 menyampaikan permohonan yang masuk  ke disdukcapil kami cetak,bahkan 9 Desember 2020  mereka kerja sesuai.perintah Mendagri.

" Kami cetak, yang bisa mengambil Camat,Lurah dan Kades saat ditanyakan  kembali kalau TS 03 yang mengambil bukan perangkat Desa bagaimana,Sahnan menjawab kalau wajar kami kasi tutup Sahnan," jelas Ipol lagi.menirukannucapan Sahnan.

Sementara itu tambah Ipul lagi,terkait Viralnya disosmed KTP beredar Amir dan Atiik LSM pelopor menanyai kedua warga yang diduga adalah TS salah satu Paslon.

"Atik menjawab dan menyampaikan saya sudah lama berhubungan dengan capil masak sedikit KTP yang ada sama saya dipermasalahkan 15 Kali Bening,15  Bilah Hulu,Tanjung Siram,6 Danau Bale, sementara saya kenal ada yang mengurus ratusan diam-diam saja, saat menanyakan kembali apakah bu Atik TS 03,Atik menjawab saya jadi orang yang polos-polos saja memang TS 03," terang Ipul menirukan ucapan Atik.


Selanjutnya,saat ditanya Ipul kembali Apakah bu atik tahu viral disosmed tentang KTP gambar bu Atik dan Amir.

"Ya tahu dari Pemerhati Labuhanbatu, kemudian ditanyakan kembali photo kapan,Atik menjawab di awal bulan 11 (November)Atik mengambil KTP dari Capil tutup Atik," jelas Saipul lagi.(Oen/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru