Pengikut

SUMUT

NASIONAL


Komisi 2 DPR RI dan Polres Batu Bara Akan Basmi Para Mafia Tanah

Selasa, 27 April 2021 | 22.49 WIB
Kali Dibaca |

Kapolres AKBP Ikhwan Lubis, SH, MH saat menerima Komisi II DPR RI diruang kerjanya.

Batu Bara, Metrokampung.com
Presiden Republik Indonesia Ir.Joko Widodo telah menunjuk  kabupaten Batu Bara adalah tempat tempat strategis Industri Nasional, yang mana para industri  dan pemodal luar negri  memusatkan usahanya di salah satu kabupaten kota di Sumatera Utara ini.

Dengan akan dibangun pelabuhan terbesar di Indonesia ini. Kabupaten Batu Bara juga akan dibangun ratusan industri yang akan menampung 50 .000 tenaga kerja dan  kabupaten ini pun akan menjadi kota terbesar yang ada di Sumatra Utara.


Dengan adanya pembangunan yang akan di laksanakan pemerintah pusat  pastinya akan banyak penduduk di wilayah ini yang akan di ganti untung lahan tanah maupun rumah yang sudah menjadi target pembangunan di Kabupaten Batu Bara.

Diperediksi akan juga timbul permasalahan lahan tanah kepemilikan yang terjadi, baik lahan sertifikat maupun garapan masyarakat. Kemunculan para mafia tanah di daerah itu akan membuat kegaduhan dan permasalahan masyarakat.



Komisi 2 DPR RI yang diwakili Dr. Junimart Girsang, SH, MBA, MH pada dapil pemilihan di kabupaten Batu Bara  berkunjung ke Makopolres Resort Batu Bara, dalam silaturahminya mengajak Kapolres Batu Bara AKBP Ikhwan Lubis, SH, MH untuk bekerja sama memberantas para mafia tanah yang ada di Kabupaten Batu Bara.
 
Saat dikonfirmasi awak media Dr. Junirnart Girsang mengatakan, saya dan Kapolres Ikhwan  bersahabat sejak lama, saya simpati kepada sosok Kapolres yang mendapat julukan sang pejuang dhuafa, kami di  komisi 2 DPR RI siap membantu beliau dalam kifrahnya membantu parah fakir miskin dan anak anak yatim.

"Namun dalam kunjungan silaturahmi ini sedikit saya sampaikan, kami Komisi 2 DPR RI akan bekerja sama menangani permasalahan yang ada di masyarakat  tentang para mafia tanah yang nantinya akan membuat para masyarakat mejadi permasalahan yang tidak baik. Pastinya daerah ini tidak menjadi aman dan kondusif  dan kemungkinan para investor yang akan membuka usaha di tempat kita menjadi enggan," ungkap Girsang.



Kapolres Batu Bara AKBP Ikhwan, SH, MH mengatakan dalam pertemuanya menjelaskan, pertemuan kami disamping dua sahabat yang sudah lama tak bertemu kami membahas tentang permasalahan yang terjadi nantinya di Kabupaten Batu Bara tentang sengketa pertanahan dan lahan masyarakat, khususnya yang akan menjadi tempat Industri Strategis nasional ini.
 
"Sesuai kesepakatan kami akan membersikan  permasalahan masyarakat dari para mafia tanah. Kami akan bertindak tegas dan akan menangkap para mafia tanah yang kemungkinan sejak dini sudah mengacaukan dan menghambat pembangunan saat ini, hal ini akan kami selidiki di lokasi lahan yang akan menjadi prioritas pembangunan. Jelas kami akan tangkap orang orang yang terbukti merekayasa kepemilikan hak masyarakat,” tandasnya.(MK/DS)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru