Pengikut

SUMUT

NASIONAL


Pakai Barang Bekas, 4 Petugas Rapid Test Bandara Kualanamu Ditangkap Polda Sumut

Rabu, 28 April 2021 | 15.29 WIB
Kali Dibaca |

Barang bukti rapid test bekas yang diamankan petugas.

Kualanamu, metrokampung.com
Empat petugas laboratorium ravid antigen Kimia Farma di Lantai II Mezanine terminal penumpang Bandara Kualanamu Internasional kena batunya.
 
Mereka ditangkap petugas Direktorat Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumut, Selasa (27/4/21) siang karena diduga menggunakan alat tes daur ulang kepada para calon penumpang pesawat.
 
Barang buktinya berupa 2 unit komputer, 2 unit mesin printer, sejumlah uang kertas, ratusan alat rapid test bekas yang sudah dicuci bersih dan telah dimasukkan ke dalam kemasan serta ratusan alat pengambil sampel rapid antigen yang masih belum digunakan.

Informasi dihimpun sekira pukul 15.05 wib, petugas Krimsus Poldasu berpakaian sipil menyamar sebagai calon penumpang salah satu pesawat dan akan melaksanakan test rapid antigen. Selanjutnya petugas Krimsus mengisi daftar calon pasien untuk mendapatkan nomor antrian.

Setelah mendapatkan nomor antrian maka petugas krimsus yang menyamar tersebut dipanggil nama dan masuk ke ruang pemeriksaan untuk diambil sampel yang dimasukkan alat tes rapid antigen ke dalam kedua lubang hidung. Setelah selesai pengambilan sampel, maka petugas krimsus menunggu di ruang tunggu sambil menunggu hasil rapid antigen. Sekira 10 menit menunggu, hasil yang didapatkan adalah positif.
 
Setelah itu terjadi perdebatan dan saling balas argumen. Petugas yang menyamar lalu menerangkan identitasnya sebagai polisi, maka diperiksalah seluruh isi ruangan labolatorium rapid antigen dan para petugas Kimia Farma dikumpulkan. Di sinilah petugas Krimsus Poldasu mendapati barang bukti berupa ratusan alat yang di pakai untuk rapid antigen untuk pengambilan sampel bekas dan telah didaur ulang.

Petugas kimia farma yang ketakutan saat diinterogasi oleh petugas krimsus Poldasu mengatakan alat yang digunakan untuk pengambilan sampel yang dimasukkan ke dalam hidung telah digunakan. Namun setelah dicuci dan dibersihkan kembali dimasukkan ke dalam bungkus kemasan untuk digunakan dan dipakai kepada pemeriksaan orang berikutnya.
 
Polisi menyebutkan, penyidikan atas kasus ini adalah menindaklanjuti banyaknya keluhan dari para calon penumpang pesawat yang mendapati hasil Rapid antigen positif covid -19 dinyatakan positif dalam kurun waktu lebih kurang seminggu belakangan.

Senior Maneger Bandara Kualanamu Agoes Supriyanto saat dikonfirmasi, Rabu (28/4/21) membenarkan kejadian tersebut.(dra/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru